27
Mar '08

Untungnya Bergabung dalam Komunitas Blogger

Apa sih untungnya gabung dalam komunitas blogger?
Baik komunitas blogger daerah, kampus, dsb?

Ada beberapa orang yang kita invite untuk bergabung bertanya hal seperti itu pada saya, juga temen-temen yang laen.

Memang, awalnya saya tidak pernah punya keinginan apa-apa dalam komunitas ini. Cuma satu dalam benak saya, yaitu, temen jadi banyak.

Selebihnya, saya yakin akan ada banyak benefit bergabung dalam suatu komunitas.

Bagi saya pribadi, saya merasa :
1. Saya jadi punya temen yang banyak di seantero jagat maya ini berkat komunitas, bisa kenal banyak temen-temen yang punya hobi dan kemampuan menulis yang mumpuni. Kenal orang-orang yang tergolong seleb blog, sampe prof dan doktor yang selama ini hanya diliat di TV doang.

2. Dari sana, saya bangga jadi bagian suatu komunitas besar, blogger, bukan hanya daerah juga blogger Indonesia. Siapa tau tahun ini saya diundang untuk ikutan Pesta Blogger

3. Ajang belajar menulis, saya merasa jadi lebih bisa merangkai kalimat hingga menjadi paragraf lalu menjadi tulisan yang baik dan menarik.

4. Membuat yang kurang suka baca, menjadi suka baca blog. Ada temen yang ga suka baca buku, tapi dia suka baca info dari blog, nah ini bisa menambah wawasan kita loh.

5. Dapet temen dan bisa dapet orderan. Hehehehe, dengan network yang dibangun, nantinya akan sharing segala macem, sampe bidang usaha yang ada (di kalangan blogger sendiri banyak yang berwirausaha), jadi ga menutup kemungkinan dapet rezeki juga. :p *lirik Digital Fusi*

6. Menaikkan traffic blog. Yup, banyak temen, masuk komunitas, masuk aggregator, banyak yang tau blog kita, akhirnya banyak yang berkunjung kan ke blog kita.

Itu baru beberapa benefit yang bisa dirasain dengan gabung ke sebuah komunitas. Jadi, ga ada salahnya untuk bergabung.

Gimana menurut temen-temen yang laen yang sudah bergabung dalam suatu komunitas blogger?
Pelopor komunitas blogger Loenpia Semarang, CahAndong yang terkenal, Angingmammiri, Tugu Pahlawan, Seruit, BHI, dan masih banyak yang laen.

Gimana menurut yang laen?