06
Nov '08

Review Film Quantum of Solace

Judul : Quantum of Solace
Pemain : Daniel Craig, Olga Kurvlenko
Sutradara : Marc Foster
Durasi : 100 menit

Poster Film Quantum of Solace

Poster Film Quantum of Solace

Setelah semalem nonton filmnya Mas Bond inih, maka tibalah waktunya mereview . Film seri 007 ini, film kedua Daniel Craig sebagai James Bond setelah aktingnya yang memikat di seri sebelumnya, Casino Royale. Jujur, saya sebenernya ga terlalu mengikuti seri film Bond, saya lebih memilih film bertemakan superhero kayak Batman, Spiderman, Superman, Iron Man dan -man-man yang laennya

Film kali ini sama kayak film Bond laennya, penuh adegan action nan indah yang membuat saya melongo terus dan berpikir ;
‘kameramennya cidera ga ya ngambil adegan ini?’ atau ‘berapa banyak ya film ini memakan korban?’
Tak perlu diraguin lagi deh kalo soal adegan berantemnya, beneran keren, justru masuk dalam daftar film yang lebih banyak adegan berantemnya ketimbangan ngomong-ngomongnya.

Quantum of Solace sebenernya bercerita tentang dendam. Ya, dendam, bagaimana seseorang menilai dendam itu. Harus di balas kah? atau biarkanlah menjadi sebuah kenangan buruk masa lalu?
Itu yang terjadi pada Bond yang kehilangan kekasihnya Vesper dan juga Camille yang kehilangan keluarganya dan harus menderita trauma hingga luka bakar.

Bond dan Camille punya tujuan yang sama, untuk membalaskan dendam mereka, tapi dengan cara yang berbeda. Ah, saya mah ga mau spoiler dengan menceritakan keseluruhan cerita film ini. Saya cuma mau menilai dari sisi saya sebagai penonton yang sok tau soal film

Seperti biasa, ini film James Bond yang terkenal dengan pencinta wanita, maka apabila tak ada wanita cantik di tiap filmnya, bukan agen 007 namanya, sampe-sampe si ketua kelas bilang Camille punya kulit coklat tembaga, emang cakep sih tapi Daniel Craig tidak bisa menggantikan aura pencinta wanita Pierce Brosnan dalam diri James Bond. Walo saya akui saya lebih suka gaya cool-nya Daniel.

Satu lagi yang bikin saya takjub sama film ini, karena nih film canggih abiz, Bond bisa dengan mudah bisa cari tau identitas seseorang cuma dengan mengirimkan foto yang ga jelas, seakan-akan agen mereka punya semua database seluruh orang. Digidesk dan layar sentuh tipis yang bikin melongo *kapan Indonesia bisa kayak gitu ya?* dan satu lagi, kayaknya ini film adalah film sekaligus iklannya Sony Ericson deh, liat aja muncul merknya sering banged. Padahal itu henponnya bagus karena James Bond aja yang pake, kalo saya pasti biasa aja

Blom nonton ? Ayo deh nonton, filmnya keren kok :up: