Review Buku A Cat in My Eyes

Nike.Alamsyah - View my recent photos on Flickriver

Sebenernya saya pengen mengambil beberapa kalimat di buku ini, tapi… yah sekalian aja saya review nih buku

Kucing dimataku

Kucing dimataku

Judul : A Cat in My Eyes | Karena bertanya tak membuatmu berdosa
Pengarang : Fadh Djibran
Penerbit : Gagas Media

Saya kira sebelumnya, ini buku soal bagaimana kita melihat kucing, ya ada yang suka dan ada yang ga *termasuk saya*, itu juga yang saya dapati diawal cerita buku ini. Mau dibilang kumpulan cerpen, mungkin benar, tapi kok saya berasanya beberapa nama, muncul kembali di judul yang berbeda, seperti ceritanya nyambung begitu.

Buku ini tentang pertanyaan, ya… tentang pertanyaan dari seorang tentang banyak hal yang tidak ia mengerti, pertanyaan tentang apa itu cantik, apa itu cinta, apa itu kebahagiaan, Tuhan itu bagaimana…. semua yang biasa kita pertanyakan pada hidup. Fadh, mampu membawa pertanyaan itu sebagai jendela dimana dia memperlihatkan apa yang ada dipikirkannya.

Kata-kata yang ditulis, ada yang begitu sederhana tapi cukup membawa saya menyatakan bahwa pengarang buku ini tidak hanya mampu berimajinasi, namun juga mampu menulis. Karena, buku ini berbeda dengan buku fiksi yang hanya mengandalkan imajinasi saja. Pembaca dibawa untuk berpikir dan serasa diajak untuk berdiskusi tentang jawaban atas segala pertanyaan dalam buku ini.


Mungkin bagi yang kurang suka buku filosof seperti ini akan bilang ‘buku ini berat, buat kita mikir’, tapi sesekali kita butuh kok buku-buku seperti ini, agar ga cuma membaca imaginasi pengarang, tapi juga berpikir seperti pengarang

Menurut Mas Fadh, sang pengarang, ini bukanlah buku pertamanya, tapi ini buku fiksi pertama. Tapi menurut saya, justru ini berasa fiksi filosof gitu deh. Buat saya, saya suka buku kalo di dalamnya saya bisa menemukan kalimat-kalimat yang bisa saya petik. Dan dari buku ini, saya dapatkan arti kebahagiaan

Bagiku, kebahagiaan adalah ketika mendapatimu tersenyum karena kehadiranku.
Kebahagiaan adalah mengetahui bahwa ketika aku merindukanmu, kau juga merindukanku.
Kebahagiaan adalah ketika aku menyadari bahwa aku tak menjalin jejaring cinta sendirian, tetapi juga bersamamu.

Share:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • LinkedIn
  • Pownce
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis
  • Print
  • Live
  • Ma.gnolia
  • MySpace
  • Reddit
  • Tumblr

Tags: , , ,

12 Responses to “Review Buku A Cat in My Eyes”

  1. itikkecil says:

    berarti kebahagiaan itu kalau bersama seseorang yang dia cintai….

    Posting terakhirnya itikkecil…Itikkecil dalam lima kata

  2. wier says:

    Menurutku, kebahagiaan adalah ketika akhirnya aku menemukan arti kebahagiaan itu sendiri (*halah, mbulet )

    Posting terakhirnya wier…Perang Status via YM

  3. gajah_pesing says:

    Bagiku, kebahagiaan adalah ketika mendapatimu tersenyum karena kehadiranku.
    Kebahagiaan adalah mengetahui bahwa ketika aku merindukanmu, kau juga merindukanku.
    Kebahagiaan adalah ketika aku menyadari bahwa aku tak menjalin jejaring cinta sendirian, tetapi juga bersamamu.

    *indahnya kebahagian*

  4. Kebahagiaan itu saat kita senang dan membuat orang lain senang

    Agak sulit di analogikan dengan cinta

    Posting terakhirnya aNGga Labyrinth™…I’m going to Pesta Blogger 2008 !

  5. ario saja says:

    makasih reviewnya mbak

  6. munawar am says:

    Mba, kalau isinya “berat mikir” biasanya bukunya “tipis”. Harganya berapa tuh?

    Posting terakhirnya munawar am…All In One Seo Pack dan Kemudahan Penggunaannya

    Nike Reply:

    Harganya Rp. 29.000 Kang

  7. septa says:

    kebahagiaan adalah sebuah pilihan
    *haiyah soktau.com*

  8. quinie says:

    huaaa nike ngereview juga ya. saingan dong kitah?!
    resensi nike lebih layak disebut resensi daripada punya sayah. good

    Nike Reply:

    Halah, itu mah bisa-bisanya Quinie ajah, Mas Fadh liat review saya cuma senyum doang

  9. Hana says:

    Aku juga suka buku ini.
    Berulang kali di baca,tapi ga bosen.
    Keren dech.

  10. [...] banyak pertanyaan membuat kita jadi bingung Satu lagi, kenapa Gagas Media ngasih pembatas buku A Cat in My Eyes (buku Fadh sebelumnya) ? Kenapa bukan Curhat Setan? Karena bertanya, tidak membuat saya berdosa [...]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

  • a cat in my eyes
  • cat in my eyes
  • resensi A Cat in My eyes: Karena bertanya tak membuatmu berdosa
  • sinopsis novel a cat in my eyes
  • pengertian resensi
  • resensi buku a cat in my eyes
  • cat in my eye
  • review buku a cat in my eyes
  • review a cat in my eyes
  • resensi novel dzikir- dzikir cinta
  • resensi novel a cat in my eyes
  • resensi gading gading ganesa
  • resensi novel ganesha gading
  • resensi CAT IN MY EYES
  • resensi a cat in my eyes
  • pengertian review buku
  • pengertian resensi novel dzikir dzikir cinta
  • pengertian cat
  • novel a cat in my eyes
  • a cats in my eys
  • a cat in my eye