SM*SH kok cuma 6 orang?

U know me soooo well…
Pada tau kan sama SM*SH? *eh masa sih ga tau, kemane aje lo :p*

Itu loh SM*SH, boyband yang katanya Seven Man Seven Heroes, yang katanya ngikut boyband Korea gitu, yang lagunya lucu itu, yang ada cenat cenutnya itu.

Cinta Cenat Cenut

Sesuai namanya, personilnya kan ada 7. Tapi coba deh perhatiin video clip I Heart U, ada berapa personilnya? Klo ga salah itung sih cuma ada 6 orang. Kemana ya yang 1 lagi?

Read More

My 25

My 25

Terima kasih teman-teman atas semua ucapan juga doanya di tanggal 24 Februari kemaren.
Makasih banyak yang sudah ngucapin via sms, Facebook juga Twitter. Makasih ya
Maaf yang di FB ga bisa dibales satu-satu karena banyak banget :p

Ini ultah ke 25 tahun saya. Ga kerasa ya, udah seperempat abad aja nih umur.
Alhamdulillah sampai hari ini banyak sekali nikmat dari-Nya, cinta suami yang tak ada habisnya, Alaya yang semakin besar dan pintar juga lucu, keluarga yang selalu mensupport.

Terima kasih ya Rabb… 

Review Buku Let’s Talk About…

cover LTA

Judul Buku : Let’s Talk About…Friendship, Love&Marriage, Ordinary Miracles
Penulis : Retnadi Nuraini dkk
Penerbit : Halaman Moeka Publishing
Jumlah Halaman : 200 Halaman
Harga : Rp. 22.400
ISBN : 9789791935104

Saya senang sekali waktu Mbak Retno atau Retnadi Nuraini sang penulis buku ini ngasih buku ini ke saya.
Dan, ternyata…. bener… bukunya bagus

Walo judulnya kayaknya panjang bener ya, cuma tebal bukunya hanya 200 halaman saja.
Buku ini ditulis oleh Mbak Retno dengan 2 sahabatnya yaitu Shinta dan Ain. Dari judulnya aja udah ketauan kan ya yang dibahas seputar persahabatan, cinta & pernikahn juga beberapa cerita menarik yang bisa jadi pelajaran berharga buat semua pembacanya.

Buku ini dibagi dalam 3 bagian yaitu tentang persahabatan antara Mbak Retno dan 2 sahabatnya itu plus ditambah si Citra yang menurut saya paling seru diantara mereka . Bagian kedua yaitu tentang cinta dan cerita pernikahan. Ya, yang namanya cinta paling banyak menjadi sebuah cerita berarti dalam hidup ya kayaknya. Apalagi menceritakan pertemuan antara perempuan dan seorang laki-lakinya yang akhirnya menjadi suami. Cerita pertemuan suami istri itu emang paling ingin didengar dan diketahui banyak orang ya sepertinya. Itu juga terjadi pada saya tentunya :p

Read More

Ikut Blogshop Kompasiana dapet Voucher Nonton

Kemaren, akhirnya ikutan acara Kompasiana kedua di Palembang. Setelah tahun lalu ikutan dan cuma ngobrol-ngobrol aja, kali ini jauh lebih seru karena dengan paparan dari si ahlinya melalui tema Citizen Journalism. Jujur aja, saya sebenernya tau blogshop ini dari Indah. Indah jugalah yang ngasih info lewat milis wongkito sehingga temen-temen Wongkito lumayan banyak yang hadir. Tak absen dulu ya, ada diriku, Nitz, Indah, Eriek, Idrus, Fanda, Trendy, Deddy, Hajir dan Rio. Sayang, Suzan ga bisa hadir karena harus liputan

Wongkito bersama Mas Is dan Mas Heru

Ada 2 sesi, yaitu sesi 1 pertama pengenalan Citizen Journalism oleh Mas Iskandar Zulkarnaen dan setelah makan siang dilanjutkan dengan sesi Menulis Cepat, Menarik dan Bermanfaat oleh Mas Heru Margianto. Kedua sesi sangat menyenangkan dan benar-benar dibutuhkan bagi para blogger-blogger pemalas seperti saya. Semoga setelah dapet siraman pelatihan kemarin bisa membawa saya lebih semangat menulis apalagi kan saya dapet voucher nonton karena tulisan saya dipilih sebagai tulisan yang bermanfaat oleh Mas Heru.

Read More

Review Buku Oksimoron

Oksimoron

Judul Buku : Oksimoron
Penulis : Isman H. Suryaman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 296 Halaman
Harga : Rp. 55.000
ISBN : 9789792262728

Akhirnya kelar juga baca buku ini
Saya merasa tidak mengerti di bagian awal membaca buku ini. Menurut saya, Isman menuliskan deskripsinya kurang detil yang mengakibatkan saya kurang bisa membayangkan ceritanya di bagian awal. Itulah alasan yang membuat saya terasa lama sekali menyelesaikan buku ini, padahal jumlah halamannya ga sampe 300 halaman.

Okeh, pertama harus tau dulu Oksimoron itu sendiri apaan.
Menurut Wikipedia, Oksimoron itu adalah majas yang menempatkan dua antonim dalam suatu hubungan sintaksis. Bagi yang ingin tahu lebih jelas, bisa cek disini. Saya sendiri ga tau kenapa buku ini dikasih judul ‘Oksimoron’, apa karena banyak menggunakan majas tersebut? Jawaban penulisnya begini :

Read More