17
Feb '12

#RepublikTwitter, semua berawal dari kata

#RepublikTwitter

Hari gini gak punya Twitter? Apa kata dunia

Berawal dari kehebohan Twitter yang melanda di Indonesia, diangkatlah satu film bertema Twitter dan apa yang bisa dihasilkan Si Burung Biru pada kehidupan di Indonesia, yaitu #RepublikTwitter. Ya, memang gambaran seperti itulah saat ini karena Twitter.

“Hidup itu seperti Twitter, Follow.. Unfollow.. Block..”

Diceritakan Sukmo (diperankan Abimana Aryasetya), mahasiswa semester akhir di Jogja dengan akun twitternya @LoroSukmo pergi ke Jakarta bersama temannya, Andre (Ben Kasyafani) dengan tujuan bertemu seorang jurnalis cantik nan bawel, Hanum (Laura Basuki) yang dikenalnya dengan @DyahHanum. Yang awalnya cuma mau ketemu Hanum, Sukmo justru ditawarin kerja di kantornya Bang Belo. Ternyata Sukmo diminta untuk bekerja gak jauh-jauh dari dunai per-twitter-an dimana dia bisa kenal dengan Bang Belo. Sukmo diminta untuk mengelola akun twitter orang-orang penting juga membuatnya menjadi trending topic.

Lain lagi Hanum yang merasa profesinya sebagai jurnalis justru malah tidak didukung oleh keluarganya. Konflik dengan Azis, rekan kerjanya yang mengambil idenya untuk sebuah artikel membuatnya putus asa menjadi seorang jurnalis. Gak cuma ingin mendapatkan hati Hanum, Sukmo akhirnya memberikan info berita besar seputar pekerjaannya pada Hanum yang bisa dijadikan sebagai liputan utama. Tapi ternyata berita besar tersebut membawa masalah diantara Hanum dan Sukmo. Sukmo pun harus berhadapan dengan ambisi Kemal, sang sutradara dibalik fenomena Arif Cahyadi, kepercayaan Bang Belo dan rekan kerjanya dan persahabatannya dengan Nadya, pacar Andre.

Menonton film ini sambil senyum-senyum gitu. Kejadian dalam film ini memang nyata dan beneran. Banyak cinta yang mungkin berawal dari Twitter, seperti Hanum dan Sukmo, bisa juga kejadian ‘elo-gue-end’ kayak Nadya dan Andre beneran ada. Kegiatan yang dilakukan Bang Belo dkk itu pun sudah banyak di Jakarta, yang disebut dengan agensi sosial media, yah walopun emang kerjaannya gak cuma dengan Twitter, tapi memang salah satunya itu. Soal gaji? Bang Belo memperlihatkan nominalnya kan ya di film ini, nah kira-kira segitu deh gajinya, lumayan bangetkan ya

Lagi-lagi saya terpukau dengan peran Abimana Setya, setelah berperan menjadi sahabatnya Satria dalam film Catatan Harian si Boy, lagi-lagi Abimana berperan sebagai cowok dengan penuh kata-kata nan indah juga baik pada sahabatnya. Saya rasa bener banget keputusan Abimana mengganti namanya setelah dia dikenal dengan nama Robertino sebelumnya. Kalo Laura Basuki, selalu cantik dengan sederhananya. Dan, saya naksir mirrorless camera yang dipake Hanum!

Twitter yang 140 karakter itu bisa membawa dampak banyak lho. Banyak karakter bisa dicitrakan, banyak orang bisa jadi teman, banyak gerakan sosial bisa beraksi nyata membantu sesama, banyak kehidupan menjadi lebih baik, banyak iklan juga bertebaran, banyak info juga yang bisa kita dapat. Sekarang tinggal kita sebagai pengguna, bisa apa tidak membawa semua perubahan baik itu untuk kita. Info yang didapat dari Twitter bisa jadi benar, bisa juga salah, cari tau dulu kebenarannya baru di ReTweet ya

Blom tentu yang orangnya asyik di dunia maya, juga asyik di dunia nyata.
Blom tentu yang orangnya bawel di dunia maya, juga bawel di dunia nyata.

Nonton aja deh filmnya biar tau gimana Twitter sekarang berkembang di Indonesia. Selamat menonton, kawan!