11
Mar '12

Review Buku Ondel-Ondel Nekat Keliling Dunia

Ondel-Ondel Nekat Keliling Dunia

Judul Buku : Ondel-Ondel Nekat Keliling Dunia
Penulis : Luigi Pralangga
Penerbit : Qanita
Jumlah Halaman : 315 Halaman
ISBN : 9786029225136
Harga : Rp. 64.000

Jangan mikir kalo Kang Luigi di buku ini itu emang seperti Ondel-Ondel Betawi itu ya, kalo liat di foto aslinya lebih ganteng kok ya

Nama Luigi Pralangga sebenernya bukan nama yang asing bagi para blogger Indonesia apalagi yang udah ngeblog dari baru munculnya blog di Indonesia (blogger senior kali ya istilahnya :p). Bisa dikatakan Kang Luigi ini adalah blogger yang blognya selalu saya baca dan selalu menarik membaca tiap kisah yang ditulis disana.

Setelah tau akhirnya Kang Luigi menerbitkan buku yang bercerita tentang pengalamannya keliling dunia, maka saya langsung pengen beli, tapi di tahan sama Mbak Ira, karna dia mau beliin buat jadi hadiah ulang tahun katanya. Yo wes, menunggu lah saya dengan sabar. Dan…. akhirnya beneran buku ini saya terima dari Mbak Ira *peluk* makasih mbaaak……

Saya suka bagaimana Kang Luigi menulis buku ini, menarik sama seperti dia menulis blog, lucu juga dengan warna font yang gak biasanya, warna biru kawan. Dengan font lumayan besar dari biasanya dan juga foto-foto perjalanan membuat saya menikmati sekali cerita-cerita dalam buku ini. Ondel-Ondel ini bener membawa semacam semangat untuk bisa berkeliling dunia dengan modal nekat, tapi nekat yang direncanakan ya

Ondel-Ondel ini menceritakan bagaimana akhirnya bisa menjadi seorang peacekeeper dari United Nation alias PBB yang ditempatkan di belahan dunia yang sedang bertikai, ke Irak juga Liberia. Banyak membaca pengalaman Kang Luigi ini membawa saya pada rasa syukur atas semua yang sudah dinikmati, atas hidup di Indonesia yang masih jauh lebih baik dari Liberia.

Yang paling bikin saya prihatin adalah saat Kang Luigi menceritakan bagaimana perempuan-perempuan Liberia yang tangguh atas kehidupan disana yang menyedihkan. Di wilayah seperti itu, kebanyakan mereka mampu membesarkan anak-anak mereka dengan apapun yang mereka bisa kerjakan, malah tanpa dukungan dari suami yang entah dimana. Banyak remaja perempuan yang akhirnya melahirkan anak. Menyedihkan sekali tapi hebatnya mereka tetap menjalani hidup dengan ‘kuat’.

Perempuan adalah aset berharga sebuah bangsa. Karena dari situlah awal terciptanya sebuah keluarga yang kuat. Perempuan yang berpendidikan dan sadar akan tanggung jawab dan kewajibannya, baik dalam cakupan terkecil sampai pada konteks yang lebih luas, adalah wanita-wanita hebat yang membuat para suami dan anak-anak mereka menjadi hebat. Melihat semua ini, saya semakin yakin bahwa perempuan dalam pembangunan bangsa adalah lini awal yang harus diberdayakan. 

Buku ini bukanlah sekedar buku dimana Kang Luigi menceritakan pengalamannya, tapi juga membawa semangat meraih mimpi, membawa syukur yang tak terhingga atas nikmat hidup dan juga membawa kita pada pe er untuk bisa memperjuangan mimpi kita ketika membacanya.

Oh ya, walo telat saya mau ngucapin selamat hari perempuan sedunia temen-temen perempuan. Semua perempuan itu hebat. Percayalah