06
Feb '15

Jangan Berbagi Password Pada Siapapun!

Ibu Y juga bercerita bahwa sang mantan suami (ya, mereka sudah bercerai) yang juga telah melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tega menawarkan kesepakatan akan menarik laporannya jika Ibu Y menyetujui beberapa syarat yaitu menarik laporan polisi tentang KDRT, tidak menginginkan harga gono-gini dan tidak menuntut hak asuh anah. Bagi Ibu Y, yang lain tidaklah begitu penting, tapi baginya berpisah dengan anak itu hal yang tak mungkin bisa ia lakukan.

Ini bukanlah kasus di pertama yang terjadi untuk media privat, sebelumnya ada kasus melalui grup chatting Line juga yang dilaporkan dan sedang diproses di pengadilan. Jangan pikir ranah privat kita bisa dengan seenaknya ngomong ini itu dan share foto aneh-aneh ya, karena 1 screenshot aja bisa jadi bukti. Jadi, waspadalah…waspadalah… tetap pikir-pikir dulu ya sebelum posting apapun.

Kita pikir membagi password pada orang terkasih atau ikatan suami istri, keluarga, adik, orang tua itu gak masalah, padahal hal ini adalah salah. Password atau kata kunci adalah hak penuh si pemilik akun, jangan pernah membagikan password apapun pada siapapun, pada suami/istri, ibu/bapak, kakak/adik apalagi pacar. Simpanlah password untukmu sendiri dan ganti password secara berkala untuk menghindari kemungkinan buruk seperti peretasan (hacking).

Tapi, kalo suami mau ngasih atm dan berbagi pinnya, itu boleh aja kok :p