Daripada Salah Pilih, Mending Gak Usah Milih?

Kampanye udah dimulai nih.
Sebelum dimulai aja udah penuh poster caleg dimana-mana kan ya?
Lah, trus kita eh saya bingung mau milih yang mana.

Gak kenal.
Si ini tuh gak baik kok mau nyalon lagi sik.
Lah ini kok malah nyalon?

Beberapa komentar kalo lihat poster caleg tuh biasanya begitu. Trus bingung lah harus pilih yang mana.

April nanti tepatnya tanggal 9, pesta demokrasi dimulai. Warga Indonesia mulai milih siapa-siapa aja anggota legilatif yang berhak dijadikan wakilnya. Saya sendiri sebetulnya kebingungan, hendak mencari kemana informasi tentang para caleg ini.

dct-prov

Seperti banyak dibilang, tak kenal maka tak dipilih. Maka proses mengetahui para caleg harusnya dimulai segera. Yang paling gampang adalah dengan cara googling (zaman internet begini kan harusnya gak susah lagi tho cari informasi) dengan kata kunci ‘calon legislatif 2014’. Yak sip, pencarian pertama ada dct.kpu.go.id, mari kita bahas setelah celingukan di web ini.

Read More

Anak, Gadget dan Social Media

Teknologi semakin maju, gadget pun makin canggih dari waktu ke waktu, apa kita harus diam membisu, melihat anak makin seru dengan gadget terbaru?

Kita mungkin tidak bisa membendung bagaimana teknologi makin canggih. Gak kayak zaman saya kecil yang masih main tali karet, anak balita pun udah pinter main tablet pc. Ya gak papa sebenernya, hanya saja orangtua harus inget bahwa pendampingan orangtua adalah yang paling baik untuk anak-anak, bukan seberapa mahal gadget yang diberikan orangtua.

Minggu lalu dalam diskusi akhir tahun ICT Watch, Pak Yamin dari Nawala bilang yang paling penting itu bukan bagaimana kita bilang mana yang boleh dan gak boleh diakses oleh anak-anak, tapi bagaimana kita sebagai orangtua mau dan mampu mendampingi mereka ketika internetan.

Masalahnya cuma dua ;
Pertama, anak-anaknya udah ngerti gimana internetan, orangtuanya yang gak ngerti.
Kedua, orangtuanya paham internet tapi justru gak punya waktu untuk mendampingi anak-anaknya.

Read More

Lebih Hemat Beli Di Toko Online

Belanja di toko online sebenarnya tidak hanya karena alasan kepraktisan, tapi juga bisa lebih hemat.

ilustrasi : istockphoto.com

Banyak dari kita sekarang seperti sok sibuk, hingga kadang-kadang apa-apa dibuat dengan cara yang praktis, gampang dan gak bikin banyak waktu terbuang. Apalagi yang tinggal di kota besar yang kerap kali waktunya lebih lama dihabiskan di jalan. Macet.

Toko online yang banyak banget sekarang di Indonesia sebenernya bukan hanya membuat kita terbantu mendapatkan barang yang kita perlukan dengan mudah, gak ribet dan gak perlu capek ke toko benerannya. Seringkali malah kita dapet harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga kalo kita ke toko benerannya.

Read More

Social Media Membuat Kita Suka Pamer?

Apa iya social media bikin kita suka pamer?
Bisa jadi. Pamer punya apa-apa baru, barang baru, mobil/motor baru, rumah baru, atau pacar baru mungkin?

Itu karena kebiasaan. Social media membuat kita jadi terbiasa apa aja diomongin. Dari mulai suasana hati, keluhan, omelan, sampe ke-ria-an yang pada saat itu di rasakan. Berikut juga apa yang dipunyai. Berasa kayak berbagi kesenangan.

Lagi makan, makanannya di foto sebelum di share ke Instagram dan Path.
Lagi dimana, check in dulu di Foursquare atau sekalian tag temen di Path.
Akhirnya bisa beli sesuatu yang baru pun di twitpic dan di share ke Twitter/Facebook/Path dsb dsb.
Sampe pacar baru pun sering berganti jadi display picture seorang teman
Read More

Mencari Pekerjaan Yang Menyenangkan

Rasanya sulit sekali menjelaskan pekerjaan terkait new media dan digital media pada ‘orang-orang tua dan yang berpikir lama’.

Mungkin beberapa teman yang juga bekerja di dunia digital, berkaitan dengan new media yaitu internet merasakan hal yang sama dengan yang saya rasakan. Pada beberapa orang atau bahkan banyak orang di luar sana melihat bahwa pekerjaan adalah dimana kalian duduk di kantoran dari pukul 9 hingga 5 sore. Atau malah kayak kakek saya yang masih berpikir kalo belom jadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) itu hidupnya blom enak, cuma karena PNS dinilai kerjanya lebih santai, gaji jalan terus dan… dapet dana pensiun.

Di negara kita ini, masih banyak banget kok yang mikir begitu. Orang berlomba-lomba nyuruh anaknya biar jadi PNS, malah gak segan-segan yang punya duit lebih, membayar agar anaknya tersebut bisa lulus dalam tes. Demi jadi PNS. Saya gak berpikir PNS itu gak baik kok, justru sebaliknya, jika memilih menjadi PNS itu berarti sudah memilih untuk menjadi pegawai negeri ini, mengabdi untuk rakyat bukan menggunakan uang rakyat untuk kepentingan pribadi. Orang-orang ini punya tanggung jawab besar secara pribadi dan juga lingkup yang lebih besar lagi pada kementerian dan negari ini.

Tak jarang pekerjaan yang bisa buka laptop, internet-an dan duduk di cafe dinilai bukan bekerja, tapi nongkrong biasa. Kalo sampe bertemu dengan orang-orang yang saya bilang berpikir cara ‘orang lama’ ini ya paling cuma bisa senyum aja. Susah jelasinnya ya, tapi bagi yang ngerti kerjaan kayak gitu menyenangkan kok

Read More