Dateng ke Festival Pembaca Indonesia 2011 yok!

IRF2011
e-poster IRF 2011

Tahun ini, temen-temen di Goodreads Indonesia kembali membuat satu event yang bertajuk Festival Pembaca Indonesia atau Indonesian Reader Festival, kali ini dengan mengusung tema ‘Jelajahi Dunia Membaca’.

Tahun lalu walo ga hadir ke IRF2010 saya sempet ketemu dengan temen-temen Goodreads Indonesia (GRI), karena sebelumnya udah sering ngobrol di GRI, jadi setelah ketemu untuk pertama kalinya berasa kayak lama aja gitu. Jadi ya, di IRF2011 kali ini akan diadakan hari minggu tanggal 4 Desember 2011 di Plaza Area, Komplek GOR Soemantri Brojonegoro, Pasar Festival, Kuningan Jakarta Selatan. Acaranya apa aja? banyak banget dan seru-seru, misalnya nih :

Read More

Ayo Indonesia Bisa, semoga menjadi dukungan yang nyata

Mari kita hitung mundur SEA Games 2011, tinggal 20 hari lagi. Palembang pun sudah terlihat lebih siap untuk menyambut perhelatan besar ini, seperti venue SEA Games yang akhirnya satu per satu kelar juga. Pagi ini Sriwijaya Post memberitakan bahwa venue akuatik (yang konon ditakutkan ga selesai) sudah siap. Saya merasa inilah dukungan nyata dari media, pemberitaan positif. Semangat positif inilah yang bisa membawa kebanggaan warga pada negaranya.

Sripo, venue akuatik siap

Sekitar 3 minggu yang lalu, saya masih melihat venue ini masih dalam pengerjaan. Wow, saya hampir tak percaya ternyata semua venue akhirnya bisa selesai sebelum SEA Games dimulai. Dari pembangunan venue ini, saya akhirnya percaya bahwa kisah Loro Jonggrang itu mungkin memang benar adanya

Palembang udah mulai rame, ga cuma macet dimana-mana tapi juga udah banyak atlet yang memang sedang melakukan pre test venue. Jembatan penyeberangan udah pada dicat ulang, banner selamat datang udah dibentang di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, di sekitar jembatan layang udah dipasang pernak pernik modo-modi, bus kota dan juga mobil dinas udah berstikerkan SEA Games 2011. Ga cuma di Palembang, seluruh Indonesia pun harus mendukung Indonesia. Ayo Indonesia Bisa adalah suatu dukungan yang merangkul semua warga Indonesia agar mendukung atlet-atlet Indonesia dalam SEA Games 2011 ini.

#AyoIndonesiaBisa

Read More

Theme Song SEA Games 2011

Udah sering liat video clip lagu resmi SEA Games 2011 kan?
Kalo belum, boleh saya share disini ya :

-KITA BISA-

Aku disini, kau disana/ Tak menghalangi jiwa kita / Dalam hangatnya sang mentari / Satukan jiwa dan hati
Berpegang tangan dalam mimpi yang sama / Dan tunjukkan kepada dunia
Chorus :
Kita bisa, kita pasti bisa / Kita akan raih bintang-bintang / Kita bisa, jadi yang terdepan
Bersatu bersama dalam satu irama / Terbang meraih kejayaan
Menang kalah bukan masalah / Persahabatanlah yang terhebat /
Senyuman hangat takkan terlupakan / Dan tunjukkan kepada dunia

Pertama kali, saya liat video lagu ini dari Aditya Sani, waktu bulan Agustus lalu. Karena belum pernah ditampilkan di tv, jadi ya baru pertama kali liat kalo ternyata sudah ada theme song buat SEA Games 2011 yang diaransemen oleh Yovie Widianto dan dinyanyikan oleh banyak penyanyi. Baru akhir-akhir ini lagu ini mulai sering nongol di tv.

Saya pribadi suka lagunya, memberikan semangat bahwa kita bisa dan pasti bisa. Beberapa penyanyinya pake batik, banyak diperlihatkan pemandangan alam Indonesia yang indah dan beberapa atlet juga bendera negara-negara yang ikut dalam SEA Games ke 26 ini. Sayangnya sih ya, kurang logo dan maskot SEA Games-nya, mungkin kalo ditambah logonya akan lebih kerasa kalo theme song ini resmi untuk SEA Games.

Menengok Venue SEA Games 2011 di Jakabaring

Udah 2 minggu terakhir, Wongkito punya kegiatan jalan-jalan tiap weekend. Ga perlu jauh-jauh sih, cuma enak aja kalo kita sama-sama belajar untuk tau beberapa tempat di Palembang yang bersejarah, yang menarik untuk dikunjungi. Paling ga ya, biar saya sendiri bisa tau dan bisa jadi bahan postingan di blog

Kalo sabtu lalu kemaren udah ke Museum Balaputradewa (trus mana postingnya? iyaaa… masih di draft nih, maafkan :p), minggu ini kita jalan-jalan ke Jakabaring nengokin beberapa venue buat perhelatan akber yang akan dimulai bulan depan, SEA Games ke 26. Kebetulan ada @adityasani dan @alderina yang weekend ini ke Palembang, jadi ya lumayan rame jalan-jalannya.

Wisma atlet yang heboh itu

Dimulai dari masuk stadion Gelora Sriwijaya yang dikenal sebagai stadion nomer 2 terbesar di Indonesia setelah Gelora Bung Karno. Dari depan, Gelora Sriwijaya ini bagus banget, sayangnya Palembang begitu terasa gersang akhir-akhir ini, sampe harus ada banyak ibu-ibu pekerja yang nanemin rumput disekitar halaman depan Gelora Sriwijaya, mungkin biar terlihat lebih hijau.

Venue Aquatic

Sampe dengan hari ini, kompleks venue SEA Games ini masih kerasa banget sibuk-sibuknya. Sibuk sama pekerja dimana-mana. Maklum ini udah tinggal sebulan lagi menjelang SEA Games dibuka. Beberapa venue emang udah kelar, kayak stadion bola Gelora Sriwijaya (ini sih udah lama ya :p) dan lapangan tenis. Kedua venue ini yang akhirnya saya dan temen-temen sempet masuk dan foto-foto.

dari pintu barat

Masuk ke stadion bola itu sesuatu banget ya. Saya ini ndak suka nonton bola, jadi harap maklum klo saya ga pernah masuk ke stadion Gelora Sriwijaya yang ternyata keren banget ituh. Sampe didalem, kerasa kayak pemain bola gitu deh, luas banget tapi kita ditegor sama yang nungguin tempatnya karna ternyata ga boleh nginjek rumput dilapangannya. Saya berjanji dalam hati, kalo saya mesti nonton pertandingan bola dikursi VIP Gelora Sriwijaya siapapun yang sedang berlaga dilapangan itu

Read More

Belajar Banyak Hal Dari Mustafa Davis

Ini kali kedua temen-temen Wongkito punya kesempatan kerjasama dengan US Embassy Medan. Pertama kali kita sempet ngobrol dengan Sarah Lacy dari Techcrunch, kali ini kita ngobrol sama Mustafa Davis, seorang pembuat film asal Amerika.

Hari itu kita buat kelas Akademi Berbagi (Akber), seperti biasa yang dateng emang ga banyak, cuma seneng aja sih jadi berasa kayak punya guru privat gitu kan ya? :p Mustafa Davis diperkenalkan sama Mbak Meta (perwakilan dari US Embassy Medan), saya langsung bilang ke Mbak Ira, kalo ternyata Mustafa ini mirip banget sama Maher Zein, dan dia ga lupa bilang ‘assalamualaikum’ pas salaman sama tiap orang yang hadir hari itu.

Mbak Meta, Mustafa Davis, Mbak Ira

Kelas Akber dimulai dengan nonton film dokumenter yang dibuat Mustafa dengan judul ‘Malawi’. Film ini lumayan lama sih durasinya, ada kali ya 50 menitan. Bercerita tentang kemiskinan di Malawi ( sering disebut The Warm Heart of Africa). Karena ceritanya tentang kemiskinan di Afrika, ya jangan berharap ada cerita menyenangkan ya, lebih banyak sedih sih liat orang-orang disana, ya kesulitan mereka cari duit, buat makan, sampe terkenal penyakit kolera dan Aids. Setelah kita nonton film itu, baru deh kita nanya-nanya seputar film.

Nonton film Malawi

Film yang baik menurut Mustafa Davis harus punya 3 komponen yaitu hero, badguy dan goal. Jadi, mesti ada yang baik, yang jahat sama tujuannya. Tapi tidak bisa diartikan hero dan badguy-nya itu harus orang ya, bisa aja suatu keadaan. Kayak kemiskinan di film Malawi itu juga disebut dengan badguy-nya. Mustafa juga bilang kalo kita ga perlu punya tools yang bagus dan mahal untuk membuat suatu film, pake kamera henpon juga bisa katanya. Percuma aja kan ya, kita punya kamera yang bagus tapi ga tau siapa yang bisa makenya dan ternyata cerita yang kita buat pun ga bagus, yaa.. sama aja boong kan. Film yang baik itu terletak pada ceritanya, kalo ceritanya bagus dan menarik, pake kamera yang biasa pun akan bagus hasilnya.

Read More