Ketika Cinta Bertasbih The Movie

Sekian lama aku menunggu untuk kedatangan film ini….. *dinyanyiin versi Ridho Rhoma*

Ketika Cinta Bertasbih The Movie
Ketika Cinta Bertasbih The Movie

Yah, setelah sekian lama heboh audisi beberapa kota di Indonesia dan mendapatkan pemain-pemain pendatang baru, akhirnya ni film siap juga untuk di publish dan di tonton oleh kita semua. Kabarnya sih serentak di seluruh Indonesia dan 8 negara laennya, kayak Malaysia, Singapura, Australia, Kairo, dsb per tanggal 11 Juni 2009.

Film karya Chaerul Umam ini di ambil dari novel karya Kang Abik yang berjudul sama yaitu dwilogi Ketika Cinta Bertasbih. Penilaian saya sendiri untuk novelnya, saya bilang Ayat-Ayat Cinta lebih bagus dari Ketika Cinta Bertasbih yang dibuat menjadi 2 buku tersebut. Tapi entahlah untuk filmnya, semoga saja jauh lebih baik dari film Ayat-Ayat Cinta yang membuat banyak orang kecewa.

Beberapa yang saya liat dari pemain film ini yaitu pendatang baru yang bener-bener baru di dunia film, langsung memerankan tokoh utama, seperti Oki Setiana Dewi sebagai Anna, M. Kholidi Asadil Alam sebagai Azzam dan Andi Arsyil Rahman (Furqon). Secara tampang sih lumayan ya, saya hanya menyayangkan kenapa Azzamnya disini ga Dude Harlino aja, kayaknya bakal lebih bagus nih film
Lebih-lebih ketika ada Alice Norin…. ow..ow..ow… males banged ngeliat nih orang . Tapi yang jadi Anna dan Furqon cakep-cakep euy

Ost. Ketika Cinta Bertasbih (Melly Goeslaw & Amee)

Read More

Review Film Kambing Jantan

Judul Film : Kambing Jantan | Sebuah Film Pelajar Bodoh
Pemain : Raditya Dika, Herfiza Novianti, Edric Tjandra
Sutradara : Rudi Soejarwo

Kambing Jantan The Movie
Kambing Jantan The Movie

Saya harus akui film ini membuat saya kecewa. Hal pertama yang membuat saya kecewa, karena film ini tidak diputar di bioskop Palembang Indah Mall (PIM), maka saya harus dengan rela bersungut-sungut ke Cineplex 21 bersama si adek untuk bela-belain nonton film yang diambil dari buku pertama dan best seller dari Radith, Kambing Jantan. Entah kenapa saya sedih melihat nasib bioskop PIM akhir-akhir ini yang tidak menayangkan banyak film, malah memutar film barat yang so last year

Saya dan adek berpikir nih film pasti akan lucu, paling tidak semenarik buku blog pertama di Indonesia itu. Namun, ternyata….. sayang seribu sayang, saya malah merasa boring abis nontonnya, lucunya pun menjadi garing entah kenapa, malah di Plurk saya sempat liat ada yang bilang nih film cuma ngeliatin 2 orang telponan di ujung meja. Dan saya pun harus mengakui, itu benar adanya!

Film ini hanya menceritakan pacaran jarak jauh ala Kambing dan Kebo yang kesulitan karena komunikasi yang masih mahal pada saat itu. Ditambah dengan kesalahan besar Radit dan keluarganya yang memilih untuk kuliah finance padahal Radit lebih menyukai menjadi penulis. Intinya sih gitu aja. Dirumah saya sempat bahas film ini sama si adek, mungkin peran Raditya Dika disini tidak harus diperankan sendiri oleh orangnya. Karena, seperti yang kita sama-sama tau, Radit tidak ada basic akting sedikitpun, berbeda dengan Herfiza yang memang udah jadi pemain sinetron. Saya aja yang baca novelnya dan komiknya aja, ngerasa filmnya membosankan, apalagi yang ga pernah baca sama sekali.

Read More

Review Film 4bia (Phobia)

Judul : 4bia(Phobia)
Pemain : Laila Boonyasak, Maneerat, Kham-uan, Apinya, Sakuljaroensuk
Genre : horor

4bia (Phobia)
4bia (Phobia)

Sumpah. Sebenernya saya orangnya penakut. Beneran deh. Tiap harus ke toilet malem hari aja minta anterin suami, apalagi harus nonton film horor. Awalnya, pikir mungkin ini film menegangkan biasa, tapi ternyata…. memang menegangkan dan horor

Akhirnya, saya minta si kakak ikutan nonton, dan nontonnya siang-siang aja, biar gak terlalu takut. Tapi, ya tetep aja buat saya kebanyakan nutup mata pas nonton. Serem euy.

Ini film dari Thailand. Saya jadi inget film Shutter yang ampun-ampunan serem banged, yang ini ga terlalu seserem film Shutter itu. Ada 4 cerita pendek, makanya Phobia disini dibuat angka 4. Kenapa namanya phobia? karena… beneran jadi phobia klo dah nonton

Cerita 1 : Kesepian
Bercerita tentang seorang cewe yang tinggal sendirian dan telah 3 bulan belum sembuh dari kecelakaan yang dialaminya. Karena kesepian makanya dia sering sms-an. Sampai ada sms dari seseorang yang tidak ia kenal sebelumnya. Cerita berlanjut, mereka sering sms-an dan akhirnya bertukar foto via mms. Si cewe mulai mengirimkan fotonya, dan cowo yang sms-an dengannya juga mengirimkan foto sama. Kenapa sama? karena sebenanya si cowo memang berada disana. Bingung, akhirnya si cewe membaca berita di internet tentang cowo yang telah meninggal selama 100 hari sama seperti cowo yang sering sms-an sama dia. Siapa sebenarnya si cowo ini ?

Read More

Review Film Street Kings

Film tentang tindak kecurangan polisi.
Memfitnah lebih kejam dari membunuh.

Street Kings
Street Kings

Judul Film : Street Kings
Pemain : Keanu Reeves, Forest Whitaker, Hugh Laurie, Chris Evans
Jenis film : action
Sutradara : David Ayer

Saya akui, pertama kali liat film ini muncul di deretan film yang diputar bioskop Palembang Indah Mall (PIM) itu bukan karena ceritanya, tapi karena ada Keanu Reeves di dalamnya. Ya, percaya atau tidak, pemain dalam suatu film akan menentukan terkenal atau tidaknya suatu film. Tapi, sayang di film ini justru saya menyukai sosok Paul Diskant (Chris Evans)

Berawal dari keinginan Tom Ludrow (Keanu Reeves), seorang detektif untuk mencari tau tentang kematian dan siapa yang membunuh rekannya, Terrance Washington (Terry Crews). Nama Tom disebut-sebut dalam kematian Washington, karena pada saat kematian Washington, Tom berada disana, dan satu peluru Tom justru mengenai Washington bukan pembunuhnya.

Supervisor Tom, Jack Wander (Forest Whitaker) ingin membantunya dengan tetap memastikan Tom tidak keluar dari jalur kepolisian. Karena selama ini Tom dinilai bertindak semena-mena dengan membunuh bukan menangkap banyak penjahat. Dibantu oleh Paul Diskant (Chris Evans), seorang polisi dari bagian penyelidikan, akhirnya Tom dapat menemukan siapa yang telah membunuh rekannya dan apa motif pembunuhnya. Siapa yang membunuh ? Benar kata orang, musuh ada dalam selimut sendiri

Read More