Sepanjang 2012

Terima kasih untuk satu tahun kemarin yang penuh dengan pengalaman, cerita menarik dan pastinya menyenangkan. Memang harusnya kita selalu bersyukur untuk setiap tahun yang telah kita lalui, bukan?

Alhamdulilah untuk nikmat sehat dan semua nikmat Tuhan yang sepertinya tak pernah putus diberikan. Alaya tumbuh sehat dan pintar, gak sulit buat saya untuk mengajarinya banyak hal. Walopun tahun 2012 paling sering saya tinggal kemana-mana

Tahun 2012 saya :

Read More

Menutup Tahun Dengan Harapan

Setahun ternyata waktu yang sebentar ya.
Rasanya baru awal tahun dipenuhi dengan semangat membuat resolusi.
Ingin mencapai ini dan itu. Mengerjakan ini dan itu.
Menuliskan ide, menggerakkan tangan dan kaki menuju kesana.
Membagi banyak hal hingga kau tak lagi bisa.

foto oleh @banyumurti
foto oleh @banyumurti

Tak pernah ada waktu yang terbuang sia-sia.
Sadar atau tidak kau bertemu dengan banyak orang berbeda.
Menghargai mereka adalah cara kita menghargai diri sendiri.
Bertukar pikiran dengan mereka tak kan membuatmu kalah.
Justru membuatmu lebih kuat menjalani hidup.

Read More

Buku Terbaik Pilihan Pembaca Goodreads 2012

Seperti biasa, tiap tahunnya Goodreads memberikan kesempatan semua penggunanya untuk memilih buku terbaik di setiap kategori. Dari mulai menentukan nominasinya hingga terpilih pemenangnya.

Saya sendiri gak ikut milih sih ya, karena memang buku yang jadi nominasi memang buku-buku luar yang keren tapi berbahasa Inggris dan saya lama biasanya untuk ngelarin baca buku begitu.

Bagi yang mau lihat buku apa aja yang menang buku terbaik pilihan para pembaca Goodreads tahun 2012, ini dia….

Read More

Menjadi Fellow Internet Sehat 2012

Saya kepilih jadi fellow Internet Sehat 2012, seneng sih tapi…. seneng kok

Sebenernya saya juga kaget, kenapa saya yang akhirnya dipilih menjadi Fellow Internet Sehat 2012. Setelah menerima email bahwa saya terpilih jadi fellow, saya mikir juga apa saya bisa menjalankan kewajiban saya sebagai seorang fellow, tapi akhirnya saya sadar ini juga karena sudah dipertimbangkan oleh panel tim ICT Watch. Sebelum menyatakan bersedia, pastilah saya tanya suami apa saya boleh menjalankan fellow ini dengan semua yang nantinya akan saya kerjakan. Alhamdulilah ya, dia support penuh untuk semua yang saya jalankan, sepanjang sayanya emang suka.

Lantas, temen-temen mulai bertanya apa sih fellow Internet Sehat itu?
Jadi begini, Internet Sehat punya program kemitraan baru di tahun ini (yang akan dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya), dinamakan ‘fellowship internet sehat’ yaitu Internet Sehat bermitra dengan individu yang tujuannya memberikan kesempatan kepada individu terpilih, sebagai seorang aktifis informasi, untuk mendapatkan dukungan secara lebih komprehensif dalam menginisiasi dan/atau mengembangkan program-programnya.

Trus kok bisa kepilih?
Fellow ini ga pake sign up atau pendaftaran. Pemilihan kandidat fellow dilakukan oleh Panel Komite Seleksi yang melakukan serangkaian pembahasan secara independen dari proses penentuan kriteria, penyeleksian kandidat, pemantauan rekam jejak hingga penggalian ide dan perspektif kandidat tentang sejumlah hal yang kontekstual dan relevan.

Ini kriteria kandidatnya :

  • Bloggerpreneurship: mampu memahami situasi di sekitarnya, memanfaatkan/menciptakan peluang dan mengambil tindakan (berinovasi) dengan informasi untuk melakukan perubahan ke hal yang lebih baik
  • Proactive blogger: aktif ngeblog dan aktif mengajak orang lain dan masyarakat sekitarnya untuk ngeblog
  • Traveler: menyukai dan leluasa dalam melakukan perjalanan, dengan fasilitas apapun yang tersedia
  • Sharing lover: memiliki kecintaan pada kegiatan berbagi ilmu, pengalaman dan pengetahuan
  • Passion-based learner: gemar dan berhasrat tinggi mempelajari dan bereksperimen dengan hal baru
  • Online & offline networker: berjejaring luas dan terus melakukan upaya untuk mengembangkannya
  • Non-block: bukan anggota dan/atau aktifis partai politik tertentu ataupun afiliasinya

Nah, jadi nantinya saya dan Asmarie sebagai fellow diharapkan bisa membuat program-program yang bisa mendorong berbagai inisiatif menumbuhkan dan mengoptimalkan konten, layanan, sumber daya dan/atau trafik Internet Indonesia dengan semangat Internet Sehat tentunya. Dan…. semua program itu akan disupport penuh sama ICT Watch.

Selengkapnya soal fellowship ini bisa dibaca disini ya.

Semoga saya dan juga Asmarie bisa menjalankan fellow ini dengan baik ya, tentunya dengan dukungan dan bantuan temen-temen blogger semua. Tanpa kalian semua, saya bukanlah siapa-siapa

Review Film 2012

2012 Film
2012 Film

Judul Film : 2012
Pemain : John Cusack, Chiwetel Ejiofor, Amanda Peet, Thandie Newton
Sutradara : Roland Emmerich
Durasi : 158 menit

Heboh. Sebelum tayang aja semua orang dah pada heboh, bilang kalo film ini film kiamat. Setelah saya nonton, di hari pertama tayang di Palembang bersama temen-temen WongKito, yang saya simpulkan ini bukan film kiamat tapi lebih tepat dengan bencana seperti (mungkin) kiamat.

Berawal dari seorang penulis buku Jackson Curtis (yang diperankan John Cusack) yang mengajak kedua anaknya untuk kemping. Eh, ternyata areal danau Yellowstone tempat mereka akan berlibur tersebut di tutup oleh pemerintah (settingnya di Amerika). Dan mereka pun bertemu dengan ‘orang gila’  Charlie yang bilang kalo sebentar lagi akhir dari dunia alias kiamat. Jackson awalnya tidak mempercayai itu semua, tapi lambat laun Jackson sadar apa yang dikatakan Charlie semuanya benar, dan mulailah bencana terjadi.

Mulai dari tanah yang retak, bangunan jatuh seperti gempa yang sangat dahsyat terjadi, tidak hanya di Amerika tapi seluruh dunia. Jackson berusaha menyelamatkan anak-anak dan mantan istrinya. Di samping itu, pihak Amerika ternyata telah mengetahui kemungkinan akan adanya bencana besar ini, sehingga telah mempersiapkan ‘bahtera’ (saya rasa perlu kata yang lebih baik untuk ini) yaitu kapal yang sangat besar sekali untuk menyelamatkan diri dari bencana tersebut.

Saya ga mau spoiler dengan menceritakan semuanya ke temen-temen tapi mari kita bahas tentang keseluruhan film ini. Menurut saya, sekali lagi ini menurut saya, ini film terbaik yang pernah saya tonton di tahun ini. Saya sangat menyukai film tentang bencana-bencana seperti Armageddon, The Day After Tomorrow, Independence Day, Knowing, dsb, dan film ini adalah saingan Armageddon sebagai film favorit saya. Film ini dibuat begitu menakjubkan *halah*, sampe saya bertanya ‘gimana ya cara buat film segini bagusnya?

Read More