Menua, Mengingat dan Melupakan

Things we want to remember, we forget. Things we want to forget, we remember…

Semalem, saya baru nonton film Thailand, judulnya Best of Times. Bagi saya yang tidak terlalu setuju pada apa kata IMDB, saya merasa film ini bagus buat ditonton. Dan, memang bagus walau memang tipikal film drama yang banyak dialognya. Gak kayak film romantis Thailand yang lain, film ini justru kuat karena tokoh pasangan kakek Jamrus dan nenek Sompit.

Silakan bagi yang pengen nonton film ini, bagus buat nemenin nunggu hujan. Saya gak akan cerita tentang gimana cerita filmnya, tapi pengen bahas soal alzheimer yang disinggung dalam film ini.

Bukan cuma film Best of Times sebenernya yang menyinggung alzheimer, yang pernah juga saya tonton dan ingat sekali itu di serial Grey’s Anatomy, ada juga CSI: NY, saat Adam mendapati ayahnya punya penyakit ini dan juga beberapa film lainnya.

Cepat atau lambat, setiap orang akan lupa, hanya saja bagi orang dengan alzheimer, mereka akan lebih cepat melupakan. Mulai dari lupa mau kemana, udah minum kopi apa belum, hingga yang paling menyedihkan yaitu lupa siapa pasangan dan anak-anaknya.

Read More

Film-Film Thailand Nan Romantis

Film Thailand

Sebagai seorang wanita berhati mulia, saya menyukai film-film romantis (apa ya hubungannya? ). Sekarang tontonan di tv yang menarik cuma sebatas reality show Big Brother Indonesia sama Masterchef Indonesia, yang laennya sinetron yang bikin capek. Saya pribadi lebih suka film lepas kayak ftv gitu, sayangnya ftv Indonesia lebih sering diulang-ulang, yang tayang baru-baru malah dimulai jam 23 malem, yaolo…. nyiksa mata juga tuh kan ya? Ftv Indonesia sebenernya bagus-bagus kok asal ga njiplak dari film luar

Akhirnya, pilihan saya jatuh pada beli dvd (ya deh masih saya akui saya masih beli dvd bajakan :p), kadang beli dvd drama romantis hollywood atau dvd film Korea yang terkenal lucu dan romantis. Ternyata…. sekarang justru heboh film Asia khususnya film-film Thailand. Setelah jatuh hati dengan Crazzy Little Things Called Love, saya ketagihan nonton film lainnya kayak Hello Stranger dan Bangkok Traffic Love Story. Semuanya bagus, lucu dan yang pastinya romantis

Selanjutnya, hasil pencarian Google, saya menemukan Suck Seed yang sepertinya direkomendasikan untuk ditonton

Klo, teman sepertontonan ftv saya punya Fenty, apakah saya bisa menemukan beberapa teman baru untuk ngomongin artis film Thailand ya? :p

Eh, ada yang mau rekomendasi film Thailand lagi kah yang bagus selaen 4 film inih?

Review Film 4bia (Phobia)

Judul : 4bia(Phobia)
Pemain : Laila Boonyasak, Maneerat, Kham-uan, Apinya, Sakuljaroensuk
Genre : horor

4bia (Phobia)
4bia (Phobia)

Sumpah. Sebenernya saya orangnya penakut. Beneran deh. Tiap harus ke toilet malem hari aja minta anterin suami, apalagi harus nonton film horor. Awalnya, pikir mungkin ini film menegangkan biasa, tapi ternyata…. memang menegangkan dan horor

Akhirnya, saya minta si kakak ikutan nonton, dan nontonnya siang-siang aja, biar gak terlalu takut. Tapi, ya tetep aja buat saya kebanyakan nutup mata pas nonton. Serem euy.

Ini film dari Thailand. Saya jadi inget film Shutter yang ampun-ampunan serem banged, yang ini ga terlalu seserem film Shutter itu. Ada 4 cerita pendek, makanya Phobia disini dibuat angka 4. Kenapa namanya phobia? karena… beneran jadi phobia klo dah nonton

Cerita 1 : Kesepian
Bercerita tentang seorang cewe yang tinggal sendirian dan telah 3 bulan belum sembuh dari kecelakaan yang dialaminya. Karena kesepian makanya dia sering sms-an. Sampai ada sms dari seseorang yang tidak ia kenal sebelumnya. Cerita berlanjut, mereka sering sms-an dan akhirnya bertukar foto via mms. Si cewe mulai mengirimkan fotonya, dan cowo yang sms-an dengannya juga mengirimkan foto sama. Kenapa sama? karena sebenanya si cowo memang berada disana. Bingung, akhirnya si cewe membaca berita di internet tentang cowo yang telah meninggal selama 100 hari sama seperti cowo yang sering sms-an sama dia. Siapa sebenarnya si cowo ini ?

Read More