10
May '11

Review Buku Hot Chocolate

Hot Chocolate
Hot Chocolate
Hot Chocolate

Tema mengenai cinta memang ga akan ada habisnya ya, dan semua orang pastinya akan tetap menyukai tema-tema seperti ini. Tidak hanya cinta yang menguak dengan hedonis, Kinoysan memberikan cerita cinta yang penuh pilihan, ada unsur religi yang baik dan satu lagi, setting rumah produksi yang kegiatannya terlihat sangat sibuk. Sedikit banyak pembaca menjadi tau bagaimana sibuknya pekerjaan seorang creative editor dalam sebuah rumah produksi.

Saya heran mengapa buku ini tidak populer (atau mungkin belum ya), terlihat dari pencarian saya atas buku ini. Saya sempat mengecek keberadaan buku ini di toko buku online terkemuka di Indonesia, dan saya tidak menemukan buku ini di jual disana. Lagi, saya coba cari di web penerbitannya langsung, dan saya juga tidak menemukan buku ini. Aneh kan? Lah kok buku terbitan Media Pressindo justru tidak saya temukan di web resminya. Entahlah. Tapi, saya justru dengan mudah menemukan buku ini di toko buku seperti Gramedia dan BBC di kota saya.

Bukan cuma itu aja, setelah saya melakukan pencarian ke Mbah Google, saya mendapatkan buku dengan judul yang sama dari Kinoysan juga, hanya saja terbitan tahun 2007. Bingung deh, ini buku kok sama? Apa di republish ya Mbak Kinoysan? Sebagai pengguna aktif Goodreads, saya akhirnya menambahkan buku ini ke database Goodreads.

Mau tau siapa yang dipilih Berlian? Baca aja bukunya