10
Oct '12

Review Buku Honeymoon With My Brother

Review Buku Honeymoon With My Brother
Review Buku Honeymoon With My Brother
Review Buku Honeymoon With My Brother

Walau begitu akhirnya Franz tetap melanjutkan hidupnya. Memang gak guna juga sih terus-terusan bersedih. Franz mencoba move on dengan tetap menjalani bulan madu, bukan bersama Annie tapi bersama adiknya, Kurt Wisner. Dalam perjalanan bulan madu itu, Franz mencoba untuk lebih dekat dengan sang adik selain untuk move on dari kesedihannya. Ternyata perjalanan itu lebih dari yang diharapkan Franz dan Kurt merasakan pengalaman yang luar biasa. Dari sini lah perjalanan lainnya dimulai.

Franz dan Kurt menikmati pengalaman seru dalam perjalanan mereka hingga mereka memutuskan untuk serius berkeliling dunia menikmati hidup. Diceritakan Kurt akhirnya jual rumah, beli mobil trus lewat jalan darat ke berbagai negara. Dalam 2 tahun mereka udah ke lebih dari 50 negara termasuk Indonesia lho. Mereka menyinggahi Bali, Lombok dan Pulau Komodo. Saya jadi ngiri bisa keliling dunia kayak mereka berdua.

Buku ini sudah diterjemahkan dalam banyak bahasa saking populernya. Untuk terjemahan Indonesia sendiri bagus kok, enak banget bacanya. Serambi sendiri sudah menerbitkannya sejak Desember 2008. Sedangkan covernya sudah mengalami dua kali perubahan dan…. masih banyak aja yang suka. Menurut saya sih buku dengan cover terbaru ini lebih enak dibanding edisi pertama ya (yang saya juga punya) lebih enak aja dipegang karena yang edisi pertama lebih lebar bukunya. Terlebih buku ini memang kisah nyata jadi lebih kerasa aja gitu indahnya menjadi backpacker. Yang sedikit membosankan adalah waktu Franz mulai lagi melow nyeritain Annie dan kisah asmaranya berdua.

Ternyata patah hati gak membuat dunia berhenti saat itu kok ya, ada banyak cara untuk memaknai hidup salah satunya dengan perjalanan bersama saudara.