10
Oct '12

Review Buku Honeymoon With My Brother

Honeymoon With My Brother edisi baru

Judul Buku : Honeymoon With My Brother
Penulis : Franz Wisner
Penerjemah : Berliani M. Nugrahani
Penerbit : Serambi Ilmu Semesta
Jumlah Halaman : 592 Halaman
Harga : Rp. 69.000
ISBN : 9789790243866

Bagaimana jadinya hidup kalian ketika mendapati pasangan kalian menolak menikah seminggu sebelum pernikahan?

Kalo perempuan saya pastikan mungkin banget depresi atau pengen bunuh diri kali ya saking sedihnya. Franz Wisner, sang penulis yang laki-laki aja merasa segitu putus asanya lho.

Franz Wisner harus melalui itu semua, ketika Annie memutuskan untuk tidak jadi menikah dengannya seminggu sebelum pernikahan tiba. Bayangin semua undangan udah disebar, gedung katering dan semua persiapan udah oke tinggal jalan aja sampe ke perjalanan bulan madu pun udah disiapin. Bukan itu aja, Franz juga udah nyiapin rumah untuk mereka berdua tinggal. Kebayang kan ya, secara materi udah banyak aja gitu yang keluar dan… secara psikis lebih parah lagi dong. Duit mah bisa dicari, lah hati yang luka gimana nyembuhinnya coba? Apalagi Franz udah pacaran 10 tahun lho

Walau begitu akhirnya Franz tetap melanjutkan hidupnya. Memang gak guna juga sih terus-terusan bersedih. Franz mencoba move on dengan tetap menjalani bulan madu, bukan bersama Annie tapi bersama adiknya, Kurt Wisner. Dalam perjalanan bulan madu itu, Franz mencoba untuk lebih dekat dengan sang adik selain untuk move on dari kesedihannya. Ternyata perjalanan itu lebih dari yang diharapkan Franz dan Kurt merasakan pengalaman yang luar biasa. Dari sini lah perjalanan lainnya dimulai.

Franz dan Kurt menikmati pengalaman seru dalam perjalanan mereka hingga mereka memutuskan untuk serius berkeliling dunia menikmati hidup. Diceritakan Kurt akhirnya jual rumah, beli mobil trus lewat jalan darat ke berbagai negara. Dalam 2 tahun mereka udah ke lebih dari 50 negara termasuk Indonesia lho. Mereka menyinggahi Bali, Lombok dan Pulau Komodo. Saya jadi ngiri bisa keliling dunia kayak mereka berdua.

Buku ini sudah diterjemahkan dalam banyak bahasa saking populernya. Untuk terjemahan Indonesia sendiri bagus kok, enak banget bacanya. Serambi sendiri sudah menerbitkannya sejak Desember 2008. Sedangkan covernya sudah mengalami dua kali perubahan dan…. masih banyak aja yang suka. Menurut saya sih buku dengan cover terbaru ini lebih enak dibanding edisi pertama ya (yang saya juga punya) lebih enak aja dipegang karena yang edisi pertama lebih lebar bukunya. Terlebih buku ini memang kisah nyata jadi lebih kerasa aja gitu indahnya menjadi backpacker. Yang sedikit membosankan adalah waktu Franz mulai lagi melow nyeritain Annie dan kisah asmaranya berdua.

Ternyata patah hati gak membuat dunia berhenti saat itu kok ya, ada banyak cara untuk memaknai hidup salah satunya dengan perjalanan bersama saudara.