Poligami

Hari ini menyempatkan ke perpustakaan kampus untuk posting soal ini. Udah lama sih ga posting, ditungguin juga sama yang sering mampir :p


Awalnya soal poligami udah pernah aku diskusiin sama seorang temen yang saat ini lagi belajar di luar. Yah untuk itu kita banyak tukeran link gitu untuk baca2. Waktu itu aku ditanya soal pandangan aku tentang poligami. dan yah… mungkin seperti kebanyakan wanita lainnya, aku dengan lantangnya bilang AKU GA SETUJU. Pokoknya kalo suamiku ntar pengen nikah lagi, aku maunya dicerein aja dulu, baru dia boleh nikah lagi. Itu waktu pertama kali aku sama Jaya diskusi soal ini… yah wajar dong, semua cewe, wanita mana mau diduain, apalagi kalo dah nikah. sakit bgt pastinya….

Tapi yah, setelah kejadian Aa Gym nikah untuk yang kedua, dan beritanya masih heboh di media, sampe aku baru tau hari minggu (3 Des 06) di salah satu infotainment yang menayangkan press conference-nya Aa Gym dan Teh Nini (istrinya). Asli deh, setelah apa yang aku denger dan aku liat dari Teh Nini waktu itu membuat pandanganku soal poligami serta merta berubah. Ya Allah…. Sabar bgt sih nih orang, ikhlas bgt, apalagi waktu Teh Nini bilang kalo cintanya pada Aa Gym tidak boleh lebih dibanding cintanya pada Allah, jadi dia pengen berbagi cinta Aa pada orang lain.

Hebat, ikhlas bgt, rela dan ridho bgt tuh…. aku pikir, ini nih Cinta yang berbalas surga. Asli deh, balesannya tuh surga. Bener bgt kata2 Teh Nini, aku bener2 salut sama dia. Semoga kejadian ini tuh bisa jadi menambah pemahaman kita soal poligami. Insya Allah, klo aku dihadapkan pada posisi itu, aku berusaha untuk merelakan semuanya, karna kita kan menikah di jalan Allah, atas Ridho Allah.
Sekarang ya tinggal para suaminya aja, apakah tega seperti itu sama istrinya ??

Eh, ntar aku juga mo cerita soal diskusi singkat aku sama Bang Inod soal poligami juga… tapi nanti, tunggu aja kelanjutan ceritanya (huehueheuh)…

8 thoughts to “Poligami”

  1. Hmm, masalah poligami ya. Dalam Islam memang hal ini tidak dilarang, tetapi untuk melakukannya harus memenuhi syarat-syaratnya yang salah satunya berlaku adil. Nah, hal ini yang ga semua orang bisa. Jadi untuk melakukan poligami itu intinya ga mudah. Jangan mentang-mentang ga dilarang sehingga dijadikan alasan sebagai pemuas nafsu. Termasuk dalam hal aa gym yang melakukan poligami, jangan dijadikan sebagai pembenaran bagi para laki-laki yang "hanya ingin menikah lagi". Dan kalo menurut aq aa gym melakukan poligami normal-normal aja. Menurut pandangan aq sih, orang kayak aa gym aq rasa udah bisa menuhin syarat-syarat untuk melakukan poligami. Tapi ga tau orang-orang lain pada umumnya. Intinya walaupun poligami diperbolehkan, jangan berfikir untuk melakukannya kalo hanya dilandasi oleh "nafsu". Insya Allah aq klo udah nikah bakal setia sama istriku satu-satunya, tapi tetap Allah lah yang menentukan, aq hanya berusaha. Hanya Allah yang tahu. Udah ah, cuma itu pandangan aq ttg poligami.

    Reply

  2. poligami ya …

    mmmmhhhh …
    begini, kalo bicara bahwa balasannya surga … itu hanya aLLah yang tahu, begitu juga soal ikhlas tidaknya …

    namun … yg menjadi persoalan adalah (apalagi bila konteksnya untuk memperdalam iLmu agama yg hakiki) mengharap surga dengan membiarkan adanya poligami dalam sebuah keluarga jelas kurang tepat …

    urusan surga dan neraka … biarlah itu menjadi urusan sang khalik …
    berusaha "menerima" suami berpoligami itu bagus … termasuk kategori berbuat baik … juga bisa dikategorikan sebagai menafkahkan sebagian "harta" baik di kala lapang maupun sempit …

    seperti kata aLLAh … suami adalah pakaian sang isteri … dan isteri adalah pakaian si suami … maka jelas bahwa teh nini mau berbagi "pakaian" dengan orang lain … dan itu amal sholeh …
    soal apakah bakal "dibayar" tunai dg surga itu sudah urusan laen …

    dan …
    dari sisi aa gym …
    dia selalu mengatakan bahwa untuk bisa berpoligami harus dengan ilmunya karena tidak mudah untuk bisa berpoligami … bahkan dia berkali-kali menganjurkan supaya "jamaahnya" tak usah mengikuti tindakannya untuk berpoligami …

    koq … aq jadi melihat bahwa aa gym sombong banget ya … seakan, saat ini hanya aa gym yg sudah paham betul soal ilmu agama … udah merasa tinggi ilmu agama dia …

    setahu aq .. hanya raja iblis yg boleh sombong …

    wakkakakakkaaaa …

    Reply

  3. iya… kok kesannya AA Gym begitu…
    padahal banyak tuh yang menyesalkan dia kayak gitu, kalo soal pemahaman poligami mungkin dia dah paling tau, tapi kok…

    duh… susah deh ngomongin soal gini..

    yah, bukan berarti karan AA Gym tokoh ulama, trus bisa dengan lurus melegalkan poligami itu sendiri..

    Reply

  4. poligami y.. wah ini menyangkut soal hukum islam dan kita gak boleh sembarangan nutak ngatik karena hukum islam itu dah jelas alquran +hadis shoheh, ap lagi kita sampe ngomong "menurut gue Poligami(or tentng yang laen) tuh gini gini blabla…"

    Rosul pernah bilang kalo soal Addin islam kembalikan lah kepada aqu (Rosul) tapi kalo soal dunia kamu lebih tau.

    ada artikel bagus yng bersangkutan soal ini http://www.swaramuslim.net/more.php?id=5415_0_15_0_M

    Reply

  5. nyambung lagi yo …

    dua insan yg sedang kasmaran dan memadu kasih, tak sempat berpikir soal sandang, pangan, papan, atau apalah namanya !
    yg terlibat dalam hubungan itu adalah emosi … bila bicara cinta dan kasih … maka kita telah membicarakan masalah rasa ! dan itu berhubungan dg bathin ! dan hal inilah yg teramat sulit dilakukan oleh manusia.

    bahasa quran sesungguhnya memang membutuhkan pemahaman. sebab itu aLLah membekali manusia dg rasa dan akal. dan sekali-kali, bila manusia hanya menggunakan akal maka mereka akan terjerumus. namun bila manusia mampu mencerdaskan rasa maka akalnya akan terbimbing …

    kembali ke poligami,
    untuk membentuk keluarga yg sakinah mawaddah warrahmah tak bisa dengan hanya mengandalkan mampu dan berkecukupan dalam soal duniawi atau kebendaan. mereka yg merasa cukup harta, tetap tak bisa dijadikan alasan bahwa mereka layak untuk berpoligami !

    kembali ke "cerita" muhammad dengan isteri-isterinya, itu merupakan perlambang buat manusia berikutnya termasuk kita yg hidup saat ini bagaimana harus bersikap andaikan memiliki isteri seperti itu.

    saat muhammad menikah dg wanita yg kaya raya, ambillah nasehat dan ilmunya !
    saat muhammad menikah dg wanita yg taat beragama, ambillah nasehat dan ilmunya !
    saat muhammad menikah dg wanita yg kerap beramal sholeh, ambillah nasehat dan ilmunya !
    saat muhammad menikah dg wanita belia, ambillah nasehat dan ilmunya !

    di sini, aLLah "menimpakan" semua lakon pernikahan hanya kepada muhammad, karena beliau adalah nabi akhir jaman. karena di diri muhammad terdapat teladan yg wajib diikuti. dan yg diikuti itu adalah bagaimana cara beliau bergaul dg isterinya bukan berapa banyak muhammad telah menikah …

    duh … jadi bikin posting ne …

    sekali lagi maaf bila telah membuat banyak hati terluka … namun, cobalah pahami alquran dg hati yg bersih. !

    Reply

  6. Kalo' menurut saya sih ini betul-betul keputusan pribadi, dan harus dihargai…Jadi, kalo' pilihan Aa nikah lagi dan teh Ninih nggak keberatan, koq orang banyak yang pada sewot ya??? Bahkan pake' acara nggalang TTD segala…lucu banget… Emang nggak ada kegiatan lain??? He…he…

    Reply

  7. poligami………..mana ada wanita yang ingin dimadu oleh tuh ………………
    makanya kalo mo nikah tuh mesti kudu pilih2 jangan salah pilih orang (pohon misalnya….
    btw…nike mau di poligami oleh tom cruise….he..he..just kidding.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge