30
Apr '10

Review Buku Oh My Goodness, Buku Pintar Seorang Creative Junkies

OMG : Creative Junkies

Judul Buku : Oh My Goodness |Buku Pintar Seorang Creative Junkies
Penulis : Yoris Sebastian
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp. 68.000
ISBN : 978-979-22-5526-3

Lagi produktif baca nih, makanya sekalian ada kesempatan posting akhirnya mereview lagi. Kali ini buku motivasi, iya akhir-akhir ini saya lagi demen baca buku motivasi

Dialah Yoris Sebastian, orang kreatif dibalik buku ini yang membawa saya mungkin juga anda untuk mengetahui lebih banyak lagi untuk menjadi seorang yang kreatif. Seperti yang Yoris bilang, bahwa kreativitas bukanlah sesuatu yang serta merta diberikan Tuhan seperti IQ, tapi sebuah keterampilan yang dapat dilatih dan dimunculkan. Untuk itu, semua bisa melahirkan banyak ide-ide kreatif, yup saya bilang semua orang, dari anak kecil hingga orang dewasa, bukan cuma tim kreatif disebuah perusahaan tapi juga Office Boynya.

Menariknya buku ini mengajak kita berpikir untuk menjadi kreatif, dengan tips-tips mudah juga menarik hingga kegiatan analisa seperti kuis-kuis yang biasa kita ikuti di berbagai majalah. Tidak hanya itu, buku ini memberikan contoh-contoh dari keseharian kita ditambah dengan pengalaman pribadi Yoris yang banyak berkunjung ke berbagai negara dan memenangkan banyak penghargaan karena kreativitasnya.

Yang paling lucu dan saya merasa sangat betul adalah ketika Yoris bilang bahwa membeli kasur yang paling bagus adalah hal yang harus dilakukan sewaktu kita punya uang. Karena istirahat dengan nyaman adalah langkah awal kreativitas Dengan istirahat yang nyaman kita akan lebih fresh hingga kreativitas lebih mudah muncul, bukan?

Sayangnya ya, Gramedia mengeluarkan buku ini dengan kualitas kertas yang kurang baik, kayak kertas burem, kertas yang kayak gini mudah sobek dan cepet rusak gitu dibandingkan kertas putih tebal (saya ga tau sih namanya, mungkin kertas HVS ya). Padahal harga dari buku ini saya rasa masuk kategori mahal untuk ukuran buku yang tidak terlalu tebal seperti ini. Malah buku Totto Chan yang saya beli keluaran GPU pun lebih murah dengan kertas yang putih dan tebal.

Satu lagi, buku ini dibuat sengaja tidak bernomer halaman dengan alasan kreativitas juga. Tapi menurutku, nomer halaman itu penting, contohnya kalo update status di Goodreads