Review Buku Alita @ First

Alita @ First

Judul Buku : Alita @ First
Penulis : Dewie Sekar
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 325 Halaman
Harga : Rp. 45.000
ISBN : 9789792252125

Karena trilogi Zona punya saya kurang buku 1nya, maka saya memutuskan untuk baca buku terbarunya Dewie Sekar yang baru aja. Walau tau ini bukanlah buku tunggal alias bersambung, saya baca dan voila… Lihat deh saya langsung jadi fansnya Dewie Sekar.

Bercerita tentang Alita yang menyukai Erwin, sahabat si Kakak, Yusa yang berbeda 7 tahun darinya. Sejak SMP mulai menyukai Erwin dengan cinta yang dianggapnya tidak buta dan tidak menginginkan. Namun, Yusa, Sang Mama dan Abel, sang sahabat menolak keras Alita untuk menyukai Erwin karena Erwin dikenal sbg buaya darat yang sering bermain-main dengan banyak perempuan.

Erwin akhirnya menikah dengan Tira, membuat patah hati Alita. Mereka punya anak. Pernikahan mereka tidak lama, bercerai dan akhirnya Erwin mengetahui rasa cinta Alita dan dia pun punya rasa yang sama. Erwin memutuskan untuk menunggu Alita. Tapi ternyata, Tuhan memutuskan lain. *ga mau spoiler ah*

Dewie Sekar menulis dengan amat lembut dan teratur, bagian demi bagian. Tidak spt novel metropop biasanya yang bercerita tentang kehidupan kaum urban yang serba glamour dengan deskripsi heboh soal baju, sepatu, tas bermerk, Alita @ First hanya mendeskripsikan hal yang menurut saya memang penting untuk kita bayangkan saja sbg pembaca. Tulisannya mengalir, babak demi babak kehidupan Alita jelas digambarkan dengan runut. Walau cerita ini lebih banyak sedihnya, saya sih suka-suka aja. Ditambah banyak yang kurang suka endingnya, saya sih ngeliatnya ini blom kelar, masih akan ada lanjutannya, jadi ya tunggu aja cerita selanjutnya.

Saya berharap bukunya jadi dwilogi aja, jangan kepanjangan sampe 3 apalagi 4 buku. Soalnya Alita-nya disini kan udah lumayan tua gitu umurnya, sekitaran 28 tahun kali ya. Klo udah ketuaan kan ga enak lagi nyeritain cinta2annya kan yak?

One thought to “Review Buku Alita @ First”

  1. mau dong mbak pinjem bukunya
    hehe.. kayaknya emang karya si dewie sekar ini selalu sederhana tapi bagus, kayak yang judulnya perang bintang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.