06
Dec '10

Review Buku Duo Hippo Dinamis Tersesat di Byzantium

Duo Hippo Dinamis

Judul Buku : Duo Hippo Dinamis Tersesat di Byzantium
Penulis : Trinity dan Erastiany
Yang Nggambar : Sheila Rooswitha
Penerbit : B-First & Curhat Anak Bangsa
Jumlah Halaman : 130 Halaman
Harga : Rp.39.000
ISBN : 9786028864015

Sejujurnya saya tertarik sekali dengan buku ini karena ada tulisan Graphic Travelogue, itu berarti cerita bergambar dengan tema traveling. Wow… apalagi ada nama Trinity disitu, langsung deh setelah bukunya smape tak baca duluan.

Kali ini Nina (kk) dan Trinity (dd) menceritakan perjalanan mereka ke Istanbul, Turki (karena saya blom baca The Naked Traver 2, otomatis saya baru tau kalo ternyata kisah ini telah diceritakan sebelumnya dibuku tersebut). Perjalanan keduanya bisa dibilang backpacker, karna jauh dari kesan berlibur ala orang kaya khas Trinity.

Dari sisi komik, saya suka sekali, gambarnya bagus dan terlihat menarik juga tidak berlebihan. Saya lucu melihat tampilan Trinity dan Nina yang digambarkan sebagai duo hippo (kuda nil) yang tampak gendut sekali, padahal setau saya sih Trinity ga segitu gendutnya deh

Dari sisi cerita, saya juga suka. Diawal, memang terasa kurang pas karena penceritaan awal Trinity dan Nina yang bercerita tentang negara maritim dan kesukaan mereka terhadap air. Entahlah, saya kurang ‘dapet’ aja alasannya kenapa Duo Hippo Dinamis (DHD) itu suka sekali dengan air/laut/sungai/danau dan semacamnya itu.

Mulai dari awal perjalanan DHD ke Istanbul sampai di akhir buku ini, itu yang sangat menarik. Kita jadi tau banyak hal tentang Turki, khususnya objek-objek wisata yang diperkenalkan Husin kepada DHD. Berasa kayak kita ikut dikenalkan juga, buat saya yang blom pernah ke Turki ini, itu sangatlah bikin mupeng, apalagi naek balon udara, ke Underground City, Kastil Uchisar, cerobong peri sampe kayaknya saya penasaran juga sama mandi ala Turki itu

Eh, buku ini bakal ada lanjutannya loh. Saya jadi lebih suka baca buku semacam ini dibanding harus baca tulisan doang, biar bisa sedikit mengimajikannya begitu