16
Jun '13

Siap Menang, Gak Siap Kalah

Saya bosen lho, sama pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berujung ribut, gak terima, demo, ngadu ke MK dan hasilnya masih aja ribut.
Saya bosen, rasanya capek denger berita gitu-gitu mulu, di daerah inilah, itulah. Kayaknya calon pemimpinnya aja pada gak damai, gimana rakyat berasa aman coba?

Kalo mau ngitung berapa banyak hasil pilkada yang ujung-ujung gak diterima oleh pasangan calon yang kalah? Banyak kan. Gak jarang hasilnya masih kalah juga. Ada yang sampe harus milih ulang (dan ini ngabisin duit negara, bukan?) dan hasilnya masih aja ribut sana sini.

Saya amat sangat bosen denger ribut-ribut abis pilkada, apalagi abis pengumuman hasil siapa yang terpilih. Beberapa (saya salah satunya) takut pergi-pergi, takut ada demo. Terakhir malah kejadian pake acara bakar-bakar toko orang segala. Gak nyaman rasanya. Berasa kalo calon pemimpin ini pada siap menang tapi gak siap menerima kekalahan. Tim sukses yang sering kali lebih lebay jika pasangan yang didukungnya kalah.

Kadang ya ada rasa bingung untuk menentukan pilihan, karena saya pikir rakyat banyak belajar, banyak juga yang sudah mulai berpikir untuk memilih yang memang dirasa paling baik diantara pilihan yang ada. Kalo nanti yang kita pilih justru kalah? ya terima saja kekalahan itu dengan ikhlas. Gak perlu adu ‘hebat’ yang gak penting dan malah lebih sering merugikan banyak orang.

Saya tetap optimis bahwa akan semakin banyak orang-orang yang tetap bisa amanah dengan jabatan yang mereka dapat.