Review Film Syahadat Cinta


Judul Film : Syahadat Cinta
Pemain : Arif Rahman, Adhitya Putri, Cantika, Ricky Harun, Affandi, Hengky Kurniawan

Film yang di ambil dari cerita novel karya Taufiqurrahman Al-Azizy ini menurut saya ingin mengikuti kesuksesan film Ayat-Ayat Cinta. Saya luput nonton film ini di bioskop, karena eh karena Palembang Indah Mall tidak memutar film ini

Bagi yang udah pernah baca novel Trilogi ini, yaitu Syahadat Cinta, Makrifat Cinta dan Musafir Cinta, pasti udah pada tau jalan ceritanya. Berawal dari anak semata wayang dari keluarga kaya, Iqbal (Arif Rahman), yang kurang perhatian dari orang tuanya sehingga menjadi anak berandalan. Suatu hari, secara tidak sengaja karena dalam keadaan mabuk, ia menyebabkan ibunya (Minati Atmanegara) hampir meninggal, lalu Iqbal berjanji akan mengikuti keinginan ibunya untuk masuk ke pesantren Tegal Jadin agar menjadi lebih baik. Cerita pun dimulai di pesantren.

Dua bulan di pesantren, Iqbal hanya disuruh untuk mengambil air dan tidak diajarkan agama seperti mengaji dan sholat. Walo ia menyelesaikan perintah kyai sepuh dengan baik, namun Iqbal kesal dan akhirnya memutuskan untuk pergi dari pesantren. Seperginya dari pesantren, justru kehidupan religi Iqbal semakin baik. Ia bertemu dengan pemulung tua dan anaknya, Irsyad (Ricky Harun) yang akhirnya mengajarkan Iqbal sholat dan mengaji. Tak hanya itu, Iqbal juga bertemu dengan Priscilia (Cantika), seorang nasrani yang sedang mencari tahu Islam lebih dalam. Bersamaan dengan waktu, Priscilia banyak belajar dari Iqbal tentang Islam.

Iqbal yang tinggal bersama Irsyad dan ibunya (Donna Harun) dituduh teroris oleh warga sekitar sehingga Iqbal harus masuk penjara. Pada saat itulah Priscilia membantu mengeluarkan Iqbal dari penjara, dan Iqbal pun pulang ke Tegal Jadin. Kedekatan Iqbal dengan Aisyah (Imel Cahyati) yang merupakan cucu kyai sepuh membuat Rahmat (Hengky Kurniawan) cemburu, padahal Iqbal sendiri mencintai Zaenab (Adhitya Putri). Priscilia yang telah menjadi mualaf, akhirnya diusir oleh ayahnya yang pendeta, sehingga ia menyusul Iqbal ke Tegal Jadin.
Siapa yang dipilih Iqbal? Kata Kyai Sepuh, ‘jadikanlah mereka istrimu’… silahkan nonton kelanjutan film ini, atau baca buku kedua yah

Film ini sangat bagus divisualisasikan oleh Gunawan Paggaru, ceritanya emang soal cintanya Iqbal dan perjalanan spiritualnya, berbeda dengan film Ayat-Ayat Cinta yang setelah di filmkan menjadi begitu berbeda cerita. Sayangnya, film ini sangat berbeda dengan imaginasi saya setelah membaca bukunya. Apa aja :
1. Pemain muda berbakat
Iqbal yang diperankan Arif Rahman amat sangat top menurut saya. Arif yang baru ber akting di film ini lumayan menunjukkan bakatnya berperan sebagai Iqbal. Tapi, untuk peran anak nakal yang suka mabok dan ugal2an, Arif ga cocok menurut saya Mukanya terlalu ganteng dan supel untuk jadi berandalan Satu lagi, Priscilia yang diperankan Cantika, hebat kalo saya bilang. Cantika beneran mampu memperlihatkan seorang nasrani yang bimbang, bingung antara keluarga ataukah yah diyakininya :up:

2. Suasana Tegal jadin
Saya ga tau yah, apa benar pesantren ini benaran ada atau tidak, tapi ini pesantren membuat saya takjub. Bener ga sih ini pesantren? udah kayak cottage gitu, keren bener dah apalagi pemandangan alamnya…. ya Allah, saya juga mau masuk pesantren kalo kayak gini.

3. Pakaian pemain
Saya ga percaya deh sama pesantren ini yang pakaiannya keren abis, udah kayak mo ke kondangan aja yang cewek. Pake jilbabnya dan bajunya yah, bukan yang gampang gitu, udah kayak mo nikahan, asli deh makenya bener ribet, dan itu dipake sehari-hari bok di pesantren. Yang cowonya juga, pake jubah putih nan bersih kayak baru semua. Wooo…. rasanya saya blom pernah liat pesantren yang santrinya kayak ginih…

4. Kurang dramatis
Waktu Iqbal diseret ke penjara, kok ga dramatis ya, ga membuat saya merasa geram seperti yang saya baca dibuku atau seperti Fahri di Ayat-Ayat Cinta. Seharusnya, adegan inilah yang membuat penonton merasa miris, sedih. Dan satu hal lagi, seharusnya Irsyad dan ibunya itu orang yang ga mampu banged di bukunya, lah kok di film rumahnya masih bagus banged dan pakaiannya bukan kayak pemulung, Makanya, saya berasa ini kayak film kaya, semuanya mewah, dari pesantren dan pakaian santrinya yang mewah, sampe ke rumah dan bangunan laennya.

Saya ga yakin apa film ini akan ada lanjutannya, jadi bagi yang pengen tau kelanjutan ceritanya… silahkan baca bukunya ajah *saya aja blom kelar baca*

Eh iya, bagi yang sering nonton sinetron Indosiar yang kayak film India, nyanyi mulu gitu, pasti sering liat Affandi (berperan sebagai Ikhsan, sahabat dekat Iqbal) dan Imel (berperan sebagai Aisyah). Saya selalu ketawa liat sinetron mereka, lipsing lagu dangdut semua , eh tapi Affandi itu adek kelas saya, kangen juga liat dia

Tags: , , , ,

Nike.Alamsyah - View my recent photos on Flickriver

36 Responses to “Review Film Syahadat Cinta”

  1. bagus gak ni film???

    Posting terakhirnya ivn…Yang Tetap Hangat Di Tengah Malam

    Reply

  2. Kalo baca dari reviewnya Nike, kayaknya ni film biasa ajah, beda tipis kali ma AAC.
    Saya sempet kecewa pas nonton AAC, ga sebagus novelnya.. .
    Maaf ya mas Hanung Bramantyo, ga bermaksud…

    Posting terakhirnya alin…Gerimis Pagi

    Reply

  3. kunjungana perdana, lam kenal

    Reply

  4. ikutan ah masalah pakaian…
    gimana bisa pakaian seperti itu, kadang2 nyuci juga sesempatnya, soalnya ngantri dan harus gantian, alau masih bisa dipakai ya dipakai…
    kadang2 gak real deh nih film, gak ngeliat realitas sosiologis di masyarakat.. lagi tran kali ya, ayat, syahadat, dll… gitu???
    nanti ada tobat cinta

    Posting terakhirnya http://jpcats.com…MyBlogLog ‘What’s Hot’ Topic

    Reply

  5. pilemnya uda keluar ya..?

    Posting terakhirnya gajah_pesing…ERROR ??

    Reply

    Nike Reply:

    Udah lama Jah

    Reply

  6. quinie [baru tau] cowo cakep ntu namanya Arif rahman toh…

    Posting terakhirnya quinie…thanks to

    Reply

  7. oooh….
    thanks atas review atau resensinya mbak.

    keren banget nih blog.

    Reply

  8. Ahahaha… Iya, mau nyantri kayak mau main pelm (eh, emang bener main pelm yak)…

    Interior pesantrennya juga bagus bgt.

    Beidewi, saya nunggu aja pilm adaptasi lain dari karya Habiburrahman El Shirazzy…

    Posting terakhirnya adit-nya niez…Tua itu Pasti, Dewasa itu Pilihan

    Reply

  9. jadi, kalau di kasih nilai dengan skala 5, film ini dapat berapa?

    Posting terakhirnya alam…Menang Lomba New Wave Marketing Competition

    Reply

    Nike Reply:

    Nilainya 3,7 deh, kalo skala 10 nilainya 7,5

    Reply

  10. sudah sering liat trailernya tapi blum sempat2 juga nonton hehe
    wow di atas ini spoilernya hehehe

    Posting terakhirnya aRuL…Untitled [4]

    Reply

  11. Saya juga sudah baca novelnya tapi belum nonton filmnya, tapi setelah baca tulisan ini kok jadi tidak minat nonton yah ?

    Posting terakhirnya adang…Pelatihan ESQ WAY 165 bersama Ary Ginandjar

    Reply

  12. Aku bahkan belum baca bukunya

    Reply

  13. Biasanya cerita di novel dengan di film beda, sehingga kadang-kadang kita dibuat bingung.

    Posting terakhirnya Edi Psw…Banyaknya Sampah di Rumah

    Reply

  14. soal pakaiannya itu memang agak gak masuk akal…

    Posting terakhirnya itikkecil…Safety riding, please?

    Reply

  15. pengen nonton

    Posting terakhirnya dondanang…Nggak Kena

    Reply

  16. “Review Film Syahadat Cinta”

    “Saya luput nonton film ini di bioskop, karena eh karena Palembang Indah Mall tidak memutar film ini”

    He..he… nggak lihat filmnya tp bs ngereview TOP BGT deh.

    BTW, nggak cmn masuk islam sj yg kudu syahadat? ada-ada sj ya. Kl syahadat ke yg laen bs murtad dong ???

    Posting terakhirnya ikapratiwi…Pengalaman Yang Tak Terlupakan

    Reply

  17. mbak, knp tulisan mbk skgr pake bahasa banci ya????

    Posting terakhirnya ilham…Tiket Band – Hanya Kamu Yang Bisa

    Reply

    Nike Reply:

    yang mana bahasa banci???

    Reply

  18. assallammuallaikum :senyum sebenernya fillm ini bagus kok memang sih. aku gak baca novelnya tapi dilihat dr fillmnya memang benar2 bgs
    aku jadi gak sbr pengen lihat fillmnya lagi gimanaya lanjutannya apakah
    iqbal[arif rahman] memilih precillia[cantika]atau zainab[aditya putri]atau
    dua2NYA .sebaiknya di tunggu aja lanjutannya.aku kasih saran kalau
    fillm ini mencoba untuk sukses baiknya perusahaan kerja sama dgn
    perusahaan periklanan dan promosikan :ting

    Reply

  19. Aditya

    Filmnya Bagus kok, alur ceritanya mengena meski agak terlalu mewah dikit.. dan banyak pesan moral yang disampaikan di film ini.. pertanyaanku tentang Islam terjawab sudah di film ini…

    Reply

  20. Yudi Budiman

    Beneran engga siy Pesantren Tegal Jadin itu ? Kalo ada pesantren seperti itu banget ya ?

    Reply

  21. berry

    pesatren tegal jadin letaknya di mana and ada no telpnya ngak??mks

    Reply

    Nike Reply:

    Setau saya itu Pesantren cuma ada di filmnya mas

    Reply

  22. luthfi miftahur rahman

    film syahadat cinta diperpanjong 300 episode

    Reply

  23. tari

    Syahadat cinta keren euy….

    Reply

  24. Aan

    Muatannya ceritanya sangat super bagus.

    Tapi Film ini salah satu film terjelek yang pernah gue tonton.

    Reply

  25. ardhi zholank

    menonton sebuah flem bukan hanya melihat gambar aja kita perlu perlu mengenal watak alur cerita flem tersebut…………………..

    Reply

  26. ardhi zholank

    flem yg ada d layar tv skrang kurang mengajarkn masalah moral malahan membuat kita….terjerumus ke dalam hal2 yg negatif…………….

    Reply

  27. aprilia

    cerita shahadat cinta emang romantis

    Reply

  28. aprilia

    ceritanya emang romantis

    Reply

  29. ranjani

    shahadat cinta keren ya

    Reply

  30. licha

    shahadat cinta romantis banget sih

    Reply

  31. pipo syah reza

    wah pemandangan pesantren mank luar biasa….
    pa mank da ponpes tu

    Reply

Leave a Reply

CommentLuv badge