20
Jul '10

Review Buku Facebook on Love 2

Cover Facebook on Love 2

Judul Buku : Facebook on Love 2 | True Love Ways
Penulis : Ifa Avianty
Penerbit : Lingkar Pena
Jumlah Halaman : 275 Halaman
Harga : Rp. 40.000
ISBN : 9786028436908

Yup, ini lanjutan Facebook on Love yang baru rampung saya baca beberapa hari yang lalu. Setelah merasa FOL 1 bagus, saya langsung minta anterin suami untuk beli FOL 2 ini.

Lanjutan cerita masih tentang pasangan muda, Fadli Kusharyawan dan Dayana. Akhirnya pernikahan mereka yang tidak dibuat secara besar-besaran menjadi bahan obrolan sosialita dan juga infotaintment, jelas saja, Fadli adalah satu-satunya anak dan sekaligus penerus bisnis besar ayahnya.

Saya berpikir, Fadli akan punya saingan, yaitu Candra dari masa lalu Dea kali ini. Tapi ternyata saya salah, Candra justru tidak menjadi titik yang mengguncang prahara rumah tangga Dea dan Fadli. Orang ketiga alias si Candra ini datang dengan predikat malaikat yang akhirnya bisa memperbaiki suasana pasangan itu.

Masih ada wanita-wanita lain ternyata dari masa lalu Fadli yang hadir, Dea menjadi sesosok wanita yang menjadi sorotan karena telah mempersuami pria paling diminati wanita (rada lebay yah saya kali ini, abisnya dibilang cakep banget sih ya, romantis lagi). Sampai klimaks dibuat sedih bukan karena orang ketiga, tapi seorang yang baru lahir dan akhirnya ada sesuatu yang hilang.

Saya ga mau spoiler, ntar hilang deh gregetnya yang pada mau baca bukunya. Makanya saya review bablas aja ya, ga detil biar semua pada beli dan baca bukunya langsung

Sedih memang akhirnya, bikin saya ga bisa nahan tangis. Apalagi ketika kita harus mengikhlaskan sesuatu yang kita miliki, yang sebenernya adalah kepunyaan-Nya dan kita hanya dititipi.

Banyak kejutan di buku ini, walau masih ada jayus para genk GTP dan juga kualitas kertas yang lebih buruk dari buku sebelumnya, saya menilai buku ini lebih menarik dari buku pertama. Lebih seru, lebih terkesan buku Lingkar Pena, lebih ada sesuatu yang bisa dipahami. Sosok Candra membuat buku ini lebih ‘cakep’ dengan kedewasaannya dan bijaknya dia menilai semua masalah.

Ah, saya memang suka buku ini. Baiklah saya baik hati dengan memberi buku ini bintang 5. Iya, ga salah kok