07
Oct '11

Review Film Simfoni Luar Biasa

Simfoni Luar Biasa

Judul Film : Simfoni Luar Biasa
Pemain : Christian Bautista, Ira Wibowo, Ira Maya Sopha, Gista Putri, Maribeth, Verdy Solaeman
Sutradara : Awi Suryadi
Produksi : Nation Pictures & Primetime
Durasi : 100 menit

Sebenernya ini acara nonton dadakan. Awalnya Mbak Ira ngajak nonton Pacar Hantu Perawan, demi apa ya saya mau diajakin nonton film begituan? Dewi Persik? dibayarin pun ogah deh… Jadilah akhirnya saya dan Indah berencana nonton film lain, nah dipilihlah Simfoni Luar Biasa ini, dengan alasan sederhana, mau nonton Christian Bautista 

Saya udah ditungguin juga disms-in Indah terus karena film udah dimulai. Ini nih malesnya nonton di Internasional Plaza (IP) pasti deh mulainya lebih dulu dari jam main yang ada di webnya 21cineplex. Untungnya cuma telat 5 menit (kayaknya sih :p) dan mulailah kita nontonin si mas Christian Bautista ini, dan… karena sedikit yang nonton, jadi berasa punya bioskop sendiri

Berceria tentang Jayden (Christian Bautista) yang bercita-cita menjadi musisi terkenal di Manila, tapi karena kesulitan keuangan tantenya (Maribeth) ngasih saran supaya Jayden ke Indonesia menemui ibunya (Ira Wibowo). Setelah bertahun-tahun mengetahui dari almarhum Ayahnya, Jayden merasa Ibunya adalah orang yang egois karena tega meninggalkan dia dan sang Ayah.  Sang Ibu sudah menikah lagi dan Jayden punya Carissa si adik tiri yang sangat perhatian dan menyayanginya (ya iyalah ya, punya kakak keren gitu mesti dijaga baek-baek :p).

Jayden diminta untuk mengajar musik di sekolah anak-anak yang berkebubutuhan khusus yang dikelola oleh ibunya. Awalnya Jayden merasa kesulitan untuk mengajar anak-anak tersebut, tapi akhirnya Jayden mampu mencari cara agar murid-muridnya mampu bernyanyi dengan baik. Dan… terbukti, Jayden mampu membuat rasa percaya orang tua semakin meningkat pada anaknya walopun anaknya tidak sama dengan anak biasanya. Begitu pula dengan Zaky, yang kurang perhatian dari orangtuanya tapi akhirnya mampu menunjukkan bakatnya.

Saya takjub melihat film ini, mereka yang membuat film ini terlihat sekali menyoroti masalah anak-anak yang berkebutuhan khusus. Anak-anak seperti itu tetaplah anak-anak biasanya, mereka mungkin sekali punya kemampuan atau bakat-bakat yang mungkin orangtua sendiri belum mengetahuinya. Bahkan seringkali anak-anak seperti ini menjadi ajang lucu-lucuan, sungguh terlalu. Selain itu ada hubungan Jayden dan ibunya yang akhirnya menjadi lebih baik setelah Jayden tau kenapa ibunya harus meninggalkan dia dan ayahnya. Sang ayah tiri dan juga adik tirinya pun menerimanya dengan baik.

Film ini memang film pertama Christian Bautista, tapi aktingnya menurut saya bagus banget apalagi untuk film pertama. Didukung pemain senior seperti Ira Wibowo dan Ira Maya Sopha dan cantiknya ibu guru Gista Putri film ini berasa banget sederhana tapi mengena. Saya ga perlu jelaskan betapa gantengnya Christian di film ini, tapi ga cuma dia yang ganteng, anak-anak yang berakting sebagai murid berkebutuhan khususnya juga top banget, terlihat natural, seperti sungguhan. Suara paduan suara anak-anak itu pun membuat saya merinding, keren banget deh. Apalagi pas nyanyi Kidung dan Imagine itu. Film ini pun menggunakan 3 bahasa, yaitu bahasa Indonesia, tagalog dan Inggris. Jempol deh.

Ada satu sih sayangnya, dalam acara paduan suara saya ga melihat anak-anak tersebut menyanyi pake microfon, jadi ya agak keliatan kurang meyakinkan jadinya

Bonusnya, nih saya kasih ost Simfoni Luar Biasa, I’m Already King

Saya rasa saya merekomendasikan film ini untuk ditonton oleh seluruh keluarga terutama para orangtua.