26
Oct '11

Pembantaian Anjing Liar dan SEA Games 2011

Sejak kemarin pagi twitter dihebohkan oleh info pembantaian anjing liar untuk kepentingan SEA Games 2011, sampe akhirnya jadi Trending Topic (TT) dengan tagar #StopKillingDogsForSEAGames. Saya awalnya biasa saja menanggapi hal ini, tapi setelah @NCLYS alias Kokonic mention saya dan bertanya soal pembantaian anjing ini, dilanjutkan dengan pertanyaan Fikri di milis Wongkito, saya merasa perlu untuk menulis di blog ini sebagai tempat pengumpul informasi yang bisa dibaca oleh banyak orang.

Trending Topic di Twitter

mention NCLYS

Munculnya kabar pembantaian anjing di Palembang ini entah dimulai dari mana, dibilang bahwa untuk memperlancar jalannya SEA Games 2011, pemerintah daerah melakukan pembantaian terhadap anjing liar. Pembantaian, kata ini terdengar sadis memang, dari sana saja sudah menimbulkan persepsi seolah-olah anjing semua dibantai dengan seenaknya dengan alasan menyukseskan SEA Games 2011.  Lalu, bagaimana kenyataannya? Apakah si pemulai berita di twitter itu sudah melihat betul kenyataan pembantaian yang dimaksud? Saya sebagai warga Palembang rasanya perlu mengklarifikasi soal ini.

Di Palembang, khususnya di kota tidak terlalu banyak anjing yang berkeliaran. Memang ada tapi mungkin tidak sebanyak seperti yang kita lihat di Bali. Seorang teman, Lies Surya mengatakan di milis Wongkito bahwa di daerah Pagar Alam memang sudah dilakukan pembantaian (saya belum menemukan kata yang lebih baik untuk ini) anjing liar, dikarenakan anjing liar yang ada sering sekali menimbulkan kecelakaan kendaraan bermotor. Lies sendiri mengalami kecelakaan motor dikarenakan anjing liar ini bulan Juni lalu. Tidak hanya itu saja, anjing liar ini juga sering mengejar dan menggigit para pengguna jalan, khususnya pejalan kaki. Saya rasa untuk alasan inilah, anjing liar banyak meresahkan masyarakat, sehingga pemerintah daerah perlu melakukan pembersihan terhadap anjing-anjing liar ini.

Saya bukanlah pencinta anjing tapi bukan berarti saya tidak punya rasa kasihan terhadap anjing-anjing yang akhirnya dibersihkan ini. Dan Salingsilang pun sudah memuat berita soal kasus ini :

Sejak beberapa waktu memang sudah beredar tagar #. Tagar ini mengesankan karena SEA Games lah, Pemerintah Kota Palembang melakukan pembunuhan anjing liar. Padahal bila dilacak melalui media, pembunuhan terhadap anjing liar ini sudah dilakukan Pemkot Palembang sejak tahun lalu.

Pemkot dan Pemda sudah melakukan ini sejak tahun lalu, karena SEA Games 2011 tinggal hitungan hari lagi, lalu pembersihan anjing liar ini dilakukan lagi. Jika dikatakan pembantaian anjing liar ini hanya karena SEA Games, saya rasa memang tidak tepat, terkesan SEA Games yang harusnya menjadi perhelatan besar negara ini justru menjadi keburukan bagi semua. Malah, jadi banyak yang curiga ini adalah pengalihan isu semata.

Di Palembang sendiri ga seheboh yang terjadi di linimasa, banyak warga yang merasa terbantu dengan aksi pembersihan anjing liar ini, paling tidak warga menjadi lebih lega dengan berkurangnya anjing liar yang ada. Jika ada yang merasa punya ide yang lebih baik untuk masalah anjing liar ini saya rasa akan lebih baik jika aksinya ga hanya terucap di twitter saja tapi beneran nyata.