03
Sep '12

Review Buku Two Kisses For Maddy

Two Kisses For Maddy

Judul Buku : Two Kisses For Maddy | Dua Kecupan Untuk Maddy
Penulis : Matt Logelin
Penerjemah : Nadya Andwiani
Penerbit : Serambi
Jumlah Halaman : 432 Halaman
Harga : Rp. 55.000
ISBN : 9789790243248

Karena kamu, Ayah sanggup menghadapi seumur hidup kenangan.

Bagi saya yang seorang perempuan, punya bayi yang baru lahir itu memang butuh kesabaran ekstra, gak jarang kena baby blues, kadang jadinya pengen marah karena gak tahu itu bayi nangisnya kenapa dan kerasa capek. Tapi…. itu semua menyenangkan ketika melihat senyuman di bibir mungilnya lalu semua rasa lelah terbayar dengan kebahagiaan yang tak terkira.

Bagaimana jika semua itu justru dialami seorang pria? Seorang Ayah yang harus rela menjadi ayah sekaligus ibu bagi bayi prematurnya, ya karena si ibu harus meninggalkan mereka. Dialah Matt Logelin yang harus membesarkan Maddy, putri tercintanya setelah ditinggal Liz Logelin, sang istri yang meninggal sebelum sempat melihat dan memberikan pelukan pada Maddy.

Diawali dengan cerita Matt tentang perjumpaannya dengan Liz dari SMA. Yang satu cowok kuper dan satunya cewek populer dan pintar, mereka bertemu dan memadu kasih. Hingga saat kuliah, Liz dan Matt harus merasakan LDR. Liz yang bekerja paruh waktu sambil kuliah rela menyisihkan uang hasil kerja paruh waktunya untuk membelikan Matt tiket, biar Matt bisa liburan dan ketemu Liz gitu ceritanya.

Mereka berdua akhirnya menikah. Dengan kepandaiannya Liz mendapatkan pekerjaan dengan posisi yang baik dan gaji yang cukup besar daripada Matt yang cenderung lebih santai. Namun, di tahun kedua pernikahan mereka, Liz memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya terdahulu dan Matt pun mendapatkan pekerjaan yang lebih mapan. Hidup mereka bahagia, apalagi setelah diketahui Liz hamil.

Namun kehamilan Liz menjadi tidak biasa, ketika diketahui berat dan kondisi tubuh Liz yang menurun sehingga diharuskan untuk tinggal di rumah sakit. Dan.. karena kondisi yang semakin memburuk, Liz diharuskan operasi sesar dan mengeluarkan bayinya yang belum seharusnya lahir. Maddy lahir dengan senyum bahagia tapi tak lama, kebahagiaan itu berubah menjadi kesedihan ketika Liz harus meninggal tanpa pernah sadar.

Buku ini ditulis Matt Logelin setelah berhasil mendapat perhatian banyak pembaca di blog pribadinya. Matt menuliskan kisahnya dari awal bertemu Liz hingga bagaimana dia mengurus dan membesarkan Maddy sendiri. Penuh haru dan terasa sekali penuh kenangan. Saya bisa merasakan bagaimana repotnya mengurus Maddy sendirian, apalagi Maddy dilahirkan prematur. Lebih dari itu, rasa kehilangan yang sangat mendalam juga bisa kita rasakan sebagai pembaca. Matt pintar sekali meramu tulisannya menjadi sangat manis.

Entahlah, perasaan saya ikut dalam buku ini. Bahagia dengan cerita cinta Matt lalu ikut sedih dengan rasa kehilangannya, merasakan repotnya mengurus Maddy dan melihat perjuangan Matt yang heibad sekali sampai ia pun membuat Liz Logelin Foundation untuk membantu yang bernasib sama dengannya.

Caramu menepuk kedua tangan di bawah dagu saat kegirangan mendapat sebuah kue mangkuk.
Rambut pirang yang telah membuat ibumu menghabiskan banyak uang untuk merawatnya.
Senyumanmu.
Sorot di dalam mata biru besarmu ketika mengatakan, ‘Aku juga menyayangimu, Ayah.”

Itulah ibumu.
Kau adalah bagian dari dirinya.
Dia berada di dalam dirimu.