Hasil Festival Film Indonesia 2008

Semalem, Festival Film Indonesia 2008 di gelar di Bandung, nah mau share dikit hasilnya, biar bisa sekalian di review

Piala Citra 2008
Piala Citra 2008

Berikut daftar nominasi dan pemenangnya : (pemenang ditebelin yah)

Pemeran Utama Pria:
1. Aming dalam film Doa yang Mengancam
2. Donny Alamsyah (Fiksi)
3. Nicholas Saputra (3 Doa 3 Cinta),
4. Vino G. Bastian (Radit & Jani)
5. Yama Carlos (May).

Pemeran Utama Wanita:
1.Ayu Laksmi (Under The Tree)
2. Fahrani (Radit & Jani)
3. Jenny Chang (May)
4. Ladya Cheryl (Fiksi),
5. Pevita Pearce (Lost In Love).

Pemeran Pendukung Pria:
1. Dwi Sasono (Otomatis Romantis)
2. Lukman Sardi (Kawin Kontrak)
3. Oka Antara (Ayat-ayat Cinta)
4. Tio Pakusadewo (May)
5. Yoga Pratama (3 Doa 3 Cinta)


Pemeran Pendukung Wanita:
1. Aryani K.W. (Under The Tree)
2. Ira Maya Sopha (Claudia/Jasmine)
3. Poppy Sovia (The Butterfly)
4. Tutie Kirana (May)
5. Tizza Radia (Claudia/Jasmine)

Penyutradaraan :
1. Garin Nugroho (Under The Tree)
2. Mouly Surya (Fiksi)
3. Rachmania Arunita (Lost In Love)
4. Upi (Radit & Jani)
5. Viva Westi (May)

Film Terbaik:
1. 3 Doa 3 Cinta
2. Claudia/Jasmine
3. Fiksi
4. May
5. Under The Tree

Penulis skenario terbaik : Joko Anwar dan Mouly Surya (Fiksi)
Penata musik terbaik : Zeke Khaseli (Fiksi)
Penata gambar terbaik : Yoga Krispatama (Claudia/Jasmine)
Penata suara terbaik : Satrio Budiono (May)

Jujur ya, banyak film yang tidak begitu saya kenal, seperti 3 Doa 3 Cinta yang memang blom maen di bioskop, Under The Tree yang sama sekali baru semalem saya denger ditambah lagi film Fiksi sebagai film terbaik yang juga menurut saya baru *baru tau*
Trus, film Radit & Jani juga Claudia/Jasmine kok malah bisa masuk nominasi saya nonton 2 film itu tentunya tidak di bioskop, dan menurut saya, tuh 2 film biasa ajah….

Entahlah penilaiannya darimana, jangan tanya saya, mungkin perlu tanya juga pada Deddy Mizwar, kenapa film-film keren seperti Nagabonar Jadi 2 *udah masuk tahun lalu yak*, Ayat-Ayat Cinta dan Laskar Pelangi justru tidak masuk dalam daftar nominasi
Kenapa ga sekalian aja ya buat versi terfavorit, biar penonton semua yang milih, dan saya rasa itu jauh lebih bisa diterima

Ah… mungkin merekalah yang lebih tau soal perfilman… *mo cari film Fiksi, penasaran!*

Selamat aja deh buat yang menang

40 thoughts to “Hasil Festival Film Indonesia 2008”

  1. haloo…
    “Under The Tree” di wikipedia udah ada lamaaa…
    “Laskar Pelangi”–emank pd ga tau ya kalo Miles sengaja ga daftarin LP ikutan FFI 2008?
    “Fiksi”–bukannya dulu launchingnya lumayan di expose media?
    “Ayat-ayat Cinta?”–sy, yg awam banget tentang film ngerasa emang tuh film bikinnya jauh untuk bisa dibilang bagus, AAC booming krn dia adaptasi dari novel best seller yang dicintai bgt bnyk org…

    btw; ko Dedy Mizwar ya..?dia kan bukan ketua dewan juri?

    tp thanx bgt,
    sy yg ga nontondi SCTV smlm(krn ga smgt ntn) jd tau hasil ffi taun ini…

  2. naga bonar jadi 2 udah menang thn kemaren uni…!!!!???

    masa, udah menang thn 2007 mo ikutan lagi thn 2008?

  3. katanya sih *tau deh, bener atau ga* yang bikin beda antara FFI dengan award sejenis lainnya itu ada di penilaian teknik dan kualitas pilem menurut kacamata orang pilem. bukan dari kacamata orang awam.

    makanya dulu pernah ribut2 orang pilem balikin piala citra ke panitia gara2 menurut mereka pilem yang terpilih saat itu dianggap ga layak jadi pemenang.

    Posting terakhirnya daus oh daus…Booting Hiren’s Boot CD dari Flash Disk

  4. Under The Tree diputar dalam Jakarta International Film Festival (JIFFEST) yang baru selesai minggu lalu. 3 Doa 3 Cinta juga baru aja premiere di EX Jakarta, Selasa, 9 Desember dan sekarang sepertinya sudah main. Sedangkan Laskar Pelangi memang tidak masuk nominasi, bukan karena tidak mau dinilai juri, tetapi Mira Lesmana konon kabarnya ‘telat mendaftar’ (atau memang tidak berniat mendaftar?). Demikianlah info yang saya ketahui

  5. waaaaa…. aming kok selalu ada sih. duh….

    tapi masih mending aming daripada artis2 import wajah bule penjajah ekonomi perfilman indonesia hehehe…

  6. Apapun. Saya tetap mendukung perfileman Indonesia. Nike pasti juga kan… ketauan dari seringnya membahas film-film Indonesia di blognya.

    Kalo soal perfileman di Asia Tenggara. Thailand tetep no 1. Lihat aja beberapa filmnya udah diambil holywood, The Shutter asalnya film horor thailand, Bangkok Dangerous asalnya juga asli buatan Thailand.

    Moga aja kita bisa jauh lebih kreatif ya kedepannya

    Posting terakhirnya AdityaWirawan…Kopdar Plurkers di Plaza Semanggi, Jakarta

  7. iyah, film Fiksi itu baru denger sayah. Kalo yang lain sih tau, cuma kok aneh ya FFI sekarang. Baru tau kalo film yang dijuriin itu harus didaftarin dulu. Aneh!!!

    eh Naga Bonar jadi 2 bukannya udah menang tahun kemaren Nik

    Posting terakhirnya Chic…ahlesyan

    Nike : Iya, lupa Nagabonar 2 udah yak tahun kemaren..

  8. permisi, numpang isi comment..

    saya bukan seorang yang bekerja di dunia perfilman namun saya mengamati betul film-film indonesia, dan kebetulan saya menghadiri FFI di bandung kemarin. mungkin memang banyak yang bertanya2 mengapa film2 yang masuk adalah film2 yang dianggap masyarakat jelek/kurang menarik.

    inilah budayanya orang indonesia, melihat film hanya dalam kacamata kenikmatan ditonton, dan memang salahnya orang indonesia jarang sekali diajak untuk berfikir tentang film yang ditontonnya, padahal film2 yang masuk ke dalam nominasi tersebut layak dibilang bagus. baik dari segi teknis maupun non teknis.

    mengenai mengapa laskar pelangi tidak dikirim atau diikut sertakan dalam FFI, itu semua karena masih adanya pemboikotan yang terjadi oleh MSI “Masyarakat Film Indonesia” yang notabene digawangi oleh Riri Riza, Mira Lesmana, nia dinata, dan kawan2. mereka masih menuntut adanya perubahan dalam struktur penilaian FFI.

    ini beberapa review yang saya lihat dari para pemenang FFI

    aktor dan aktris terbaik : vino dan fahrani memang pantas di berikan penganugrahan, karena memang akting mereka dalam radit dan jani sangat bersinergis, ini yang kita bisa bila chemistry. dimana ketika lawan main kita dapat mengarahkan kita ke permainan akting yang baik. pantaslah mereka yang mendapat piala citra.

    pemeran pendukung pria dan wanita, saya jujur kurang kenal dengan dua orang ini, namun desas desus di kalangan terbatas, mereka memang memiliki akting yang lumayan baik. dan pantas diberikan piala citra.

    sinematografi terbaik : kalau saya tidak salah didapat oleh film may, kalau anda menonton filmnya, waw, film ini didukung dengan teknik film yang bagus, coba deh ditonton, wajar kalau film ini menang di kategori itu.

    sutradara & film terbaik, mhh.. mouly surya, orangnya wise banget, santai, nggak neko2.. gw suka banget deh liat gayanya nih orang. dia adalah sutradara muda, kalau saya tidak salah lulusan salah satu perguruan tinggi di luar. mhhh.. mengawali karirnya terbilang baru. tapi semangatnya bisa kita acungkan jempol. ia menulis naskah fiksi dengan joko anwar, dan cerita fiksi sendiri sangat berbeda dengan cerita2 film lainnya, unik, dan segar, walau memang sedikit tidak masuk akal di beberaapa bagian, namun dapat dimaklumi, wong namanya aja fiksi.

    begitulah review saya.. sebagai penikmat film indonesia.

    mengenai bang Dedi Mizwar, bukan karena dia tidak memasukan filmnya, namun bukankah film nya sudah masuk nominasi tahun lalu? *saya sedikit lupa.

    lagian tidak mungkin ia dilupakan wong bang Dedi kan ketua BP2N..

    siph.. salam budaya..
    bangkit perfilman indonesia

  9. satu lagi, mengenai comment no 21.
    loh memang dari dulu seperti itu. film yang mau masuk ke FFI harus melalui pendaftaran dan proses penyeleksian, namun yang beda sekarang dan dulu adalah, dulu proses penyeleksian digarap oleh tim yang berbeda dari proses penjurian, namun sekarang yang menyeleksi maupun menilai adalah dewan juri langsung, jadi…. lebih adil kan?

  10. Wajar kalo ada pro kontra yang penilaiannya oleh manusia, tapi kita berkhusnudzon bahwa juri telah menilai dengan obyektif… semoga ajang ini dapat meningkatkan kwalitas film Indonesia unutk menjadi raja di negeri sendiri…

  11. Setau gw Laskar Pelangi ga masuk emang Mira Lesmana ga mau diikutkan……????(why?????), emang FFI-nya jg aneh, Kalo Ayat Ayat Cinta kyknya ikut deh dpt nominasi lagi tp emang pada dasarnya AAC itu ga ada bagus2nya juga,,,,heran juga bisa box office…Laskar Pelangi ga masuk saringan Golden Globe, tp msh ada harapan di oscar kalo miles mau nyertain filmnya……selebihnya MAJU TERUS PERFILMAN INDONESIA…MERDEKA….!!!!!!!

  12. Nike : terima kasih atas pencerahannya Mas. Seperti yang saya bilang, saya bukanlah pengamat film, hanya penikmat film, dan apa yang saya sampaikan disini hanyalah opini saya semata

  13. ha ha..ternyata dunia perfilman indonesia bener2 dah bangkit dan tambah maju…sudut pandang dari para juri dah mulai mengedepankan hal2 yang paling penting dalam sebuah film…selamat buat *fiksi* dan mouly surya….TETEP SEMANGAT!

  14. gw dah liat filmnya vino , radit& jani emang keren banget dan gw rasa pantas bagi vino n fahrani dapat penghargaan


  15. kalo masalh menang or kalah tu dah byasa !!
    tapi kalo da orang yang bermain di dalem tu luar biyasa !
    makin ancur dah ni negara !!!
    oh iya bang ?
    bikin lagi donk film yang temanya tentang cinta tapi gak metal n di bumbui dengan humornya .
    makin cint ajah dah aku ma film dalem negri !!
    fuck film luar !!
    lov u film indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.