12
Apr '10

Anak Hanyalah TitipanNya

Beberapa hari yang lalu, seorang teman memberi link sebuah artikel dari blog Ayah Edy via BBM, langsung saya baca. Saya tertegun, dan saya teruskan link tersebut ke suami. Kisah Anak yang meminta dimandiin sama Bundanya. Karena sangat sibuk, sang Bunda tidak pernah sempat memandikan anaknya, sampai akhirnya janji sang Bunda terpenuhi saat sang anak meninggal dunia. Hanya ada sesal dari orangtuanya, yang tak mampu memberikan yang ‘terbaik’ bagi si anak.

Ibu dan Anak

Hari sabtu, 10 April 2010, saya dikejutkan kembali dengan berita kematian Bilqis Anindya Passa. Sekedar mengingatkan Bilqis adalah anak berumur 17 bulan yang menderita kelainan hati. Sang Ibu yang telah bersusah payah menggalang dana, telah melakukan yang terbaik untuk kesembuhan putrinya. Ketabahan super dahsyat dari orangtua Bilqis, membuat saya yakin tak ada penyesalan disana, mereka telah memberikan yang terbaik bagi anaknya.

Hari ini, tadi pagi dapet kabar Chika-keponakan Kak Goiq– meninggal dunia. Ya Allah….. kaget, anak berumur 6 bulan yang walaupun belum pernah bertemu sering saya dengar ceritanya dari Kak Goiq. Chika berumur hampir 7 bulan, cuma beda 2 minggu dari Alayaku. Waktu Alaya lahir 1 September tahun lalu, Chika lahir 15 September. *menahan air mata*

Saya sedih, hampir menangis kala mengetik posting ini. Saya percaya, ini adalah takdir dari Yang Kuasa. Anak hanyalah titipanNya, yang sewaktu-waktu dapat Dia ambil kapan saja. Saya hanya melihat Alaya yang masih tidur pagi ini, mengelus kepala dan menciuminya.

Semoga saya diberi waktu yang lebih panjang untuk melihat Alaya tumbuh besar, mengajarinya ini itu, mendidiknya hingga menjadi anak-anak terbaik Allah, sehingga tak ada penyesalan yang datang terlambat. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk Alaya dan adik-adiknya kelak. Amin ya Rab.

Anak-anak itu Insya Allah mendapat tempat yang paling baik diSisiNya