01
Jul '11

Nonton Bareng Milli and Nathan

Echa, Nike, Arina, Suzan, Indah (ki-ka)
Echa, Nike, Arina, Suzan, Indah (ki-ka)
Echa, Nike, Arina, Suzan, Indah (ki-ka)

Saya merasa film ini keliatan seperti dibuat cepat, alurnya sedikit berantakan. Tidak pula ditambahkan teks misal, kapan dan dimana setting scene yang ada, sehingga penonton dibuat menerka-nerka, ini dimana, ini berapa tahun setelahnya hanya dari penampilan tokohnya yang agak sedikit berbeda. Tapi, saya rasa dengan menambahkan keterangan teks, misal “dua tahun kemudian”, itu jadi lebih jelas dan penonton dengan mudah bisa memahami cerita lanjutannya.

Sebenarnya film ini menampilkan banyak artis keren, kayak Minati Atmanegara, Frans Tumbuan, Mario Lawalata, Dimas Beck tapi rasanya tokoh-tokoh tersebuh hanya masuk kayak numpang lewat doang, kita tidak diajak untuk tau siapa orang lain selain tokoh utama. Penonton kembali diajak menerka-nerka ada berapa kakaknya Milli, oh ini Mamanya, ini Papanya tanpa sedikit berkenalan. Padahal, saya merasa, mereka bisa punya peran yang menguatkan dalam film ini. Seperti yang saya bilang tadi, film ini berasa kayak dicepetin gitu.

Setting di kota Bandungnya kerasa seger banget, pemandangan Bandung dalam film ini, mengajak kita untuk sama-sama menikmatinya. Overall, lumayanlah filmnya buat mengenang cerita cinta kala SMA, walau sepertinya ada pergeseran ‘cara pacaran’ jaman saya sama yang sekarang. Semoga adek-adek yang nonton film ini, tidak langsung menganggap bahwa gaya pacaran Milli dan Nathan ini pantas ditiru ya. Pacarannya yang wajar aja, klo putus ya cari yang laen

Trus apa Milli dan Nathan akhirnya menikah? Nonton aja deh filmnya