Haruskah Berlangganan Aplikasi Baca dan Nonton? 

Masuk ke dunia digital begini, apa apa udah banyak berubah. Dari kebiasaan baca koran tiap pagi bisa digantikan dengan baca media online. Begitu juga dengan nonton. Kebanyakan mungkin udah gak takut lagi ketinggalan serial kesayangan yang mungkin ditayangkan malam hari, sekarang udah bisa nonton tayangan ulangnya dengan nonton online. Gak punya tv pun Atau lagi di jalan pun bisa nonton club bola kesayangan lagi tanding melalui smartphone. 

Nah, kebiasaan itu juga saya lakukan. Membaca buku udah banyak juga yang saya merasa lebih enak baca ebook. Walau punya Kindle, saya juga gak jarang baca ebook lainnya dengan hp atau tablet. Ditambah lagi sekarang banyak banget apps yang memberikan fasilitas baca buku digital baik yang lokal maupun yang luar. Buku fisik sekarang makin mahal, saya merasakan banget sih dan membaca ebook agak lebih ringan dikantong memang. 

Gitu juga nonton. Saya mah memang suka nonton serial apalagi K-Drama, rasanya suka gimanaaaa gitu kalo gak nonton K-Drama yang baru dengan aktor favorit itu. Kayak Apps yang memberikan fasilitas membaca buku, Apps yang memberikan fasilitas nonton juga banyak.

Apps yang memberikan banyak fasilitas baca dan nonton itu juga gak memberikan kita gratis baca seluruh buku dan film yang mereka punya, kita diminta untuk berlangganan setelah beberapa hari trial. Setelah mendaftar dan nyobain pake apps tersebut kita bisa baca banyak buku, nonton banyak film yang kita mau, setelah masa trial habis ya kita diminta untuk berlangganan dengan membayar sekian rupiah per bulan atau per tahun agar bisa baca dan nonton semua yang ada di apps tersebut.

Read More

​3 Obyek Wisata Populer dengan Harga Terjangkau di Malang

Banyaknya maskapai penerbangan saat ini, tentunya semakin memudahkan seseorang untuk menyambangi tempat-tempat yang cukup jauh dan tak terjangkau oleh transportasi darat dengan waktu yang relatif singkat. Salah satunya dengan memilih maskapai penerbangan sebagai transportasi untuk traveling. Baru baru ini saya dapet cerita dari teman dan bikin saya pengen traveling ke Malang.
Jika kamu pengen berwisata ke Malang, salah satu pilihan maskapai penerbangan yang bisa digunakan adalah Lion Air. Untuk tahu lebih jelasnya tentang perjalanan ke Malang dengan Lion Air, kamu bisa cek harga tiket pesawat Lion Air di aplikasi travel yang tersedia pada smartphone kamu. Setelah itu, kamu bisa langsung nentuin tanggal dan jam keberangkatan menuju Malang, lalu pesan tiket penerbangannya.

sumber : avepress.com
sumber : avepress.com

Bandar udara terdekat dengan obyek wisata di Malang adalah Bandara Abdul Rachman Saleh yang terletak di daerah Pakis. Setelah sampe sana, ada 3 objek wisata nih yang perlu kamu datangi selama di Malang. Apa aja? Ini dia…

sumber : wikimapia.org
sumber : wikimapia.org

1. Omah Kayu

sumber : anomharya.com
sumber : anomharya.com

Kalo biasanya menginap di hotel berbintang, saatnya beralih ke hotel dengan nuansa alam. Biasanya penginapan kan berada di atas tanah, berbeda halnya dengan keunikan yang dimiliki salah satu obyek wisata di Malang yang saat ini cukup populer, Omah Kayu namanya. Omah Kayu mengusung tema rumah pohon untuk penginapan yang disediakan pengelola untuk para wisatawan. Jarak tempuh jika dari pusat Kota Malang hanya sekitar 25 kilometer.
Tak perlu khawatir  yang merasa takut untuk beristirahat maupun tidur diatas ketinggian. Pengelola Omah Kayu memastikan bahwa kayu yang digunakan untuk akomodasinya aman dan nyaman. Seperti penginapan pada umumnya, Omah Kayu yang memiliki unit kamar dengan kapasitas 3 – 6 orang ini juga menyediakan tempat tidur beserta perlengapannya (bantal, guling, dan selimut) hingga peralatan makan.

Read More