Mahar & Laskar Pelangi The Movie

Setelah nonton di hari perdana tayang, entah kenapa saya malas untuk mereview film ini. Laskar Pelangi termasuk film yang ditunggu sejuta umat setelah Ayat-Ayat Cinta. Andrea Hirata mempercayakan pada Miles Production yang di gawangi Riri Riza dan Mira Lesmana. Yah… termasuk keluarga saya yang juga menantikan film ini untuk segera diputer di bioskop. Pengen liat aja bagaimana cerita yang ada di kepala saya waktu baca novel itu sama visualisasi yang di film ini. Bagaimana rupa Ikal, Lintang dan Mahar juga temen-temen yang laen.

Laskar Pelangiku
Laskar Pelangiku

Beberapa orang mereview dengan baik cerita di film itu berikut dengan nilainya, tapi saya tidak ikutan mereview. Seperti kata saya tadi, saya lagi males. Lumayan capek, karena beberapa hari ini harus beberes rumah sendirian karena asistenku pulang kampung dan bikin kue buat lebaran.

Gimana filmnya menurut temen-temen? Oke. Keren. Film wajib nonton !
Itu yang saya denger dari temen-temen setelah nonton film ini. Saya juga menilai yang sama. Sangat keren. Anak-anak Belitong yang memainkan peran disana natural banget aktingnya. Beneran kayak anak-anak pulau, dari mulai logat, penampilan, cara bicara, kayak ga baca script gitu.

Ikal yang berhasil diperankan oleh Zulfani. Saya suka waktu dia liat kuku paling cantik di dunia serasa dapet bunga jatoh dan Ferdian yang jadi Lintang juga tak kalah baik memainkan perannya di film ini. Tapi, saya kurang puas dengan Lintang, kenapa saya merasa Lintang di film ini tak terlihat sangat-sangat pintar, walo dia keliatan baca buku mulu, tapi di novelnya, Lintang jauh terlihat sangat pintar.

Diantara 10 orang anak-anak itu ditambah dengan Flo dan Aling, saya vote buat Mahar untuk kategori akting paling baik. Mahar yang diperankan Veris Yamarno ini keren abiz menurut saya. Gaya yang natural, soal keseniannya ‘dapet’ banget deh, tampangnya paling keren dan paling cakep juga. Pokoknya 2TU deh buat Veris, apalagi lagu Seroja-nya itu loh waktu menghibur Ikal, ga kuku gayanya :lop:

Seroja bunga seroja... haaahha...
Seroja bunga seroja... haaahha...

33 thoughts to “Mahar & Laskar Pelangi The Movie”

  1. ya ya ya… saya masih belum berubah pendapat ttg pilem ini, meki banyak yg mengaku ngantuk dan alurnya flat. pilem ini bagus kokkkk…. dan saya setuju klo akting Mahar paling bagus, selain akting Ikal juga..

    btw ada apa dengan form komentar ini? ada 2 button untuk submit comment

    Posting terakhirnya fenny…Laskar “BBC terjang hujan demi nonton” Pelangi

    Nike : Setuju banget. Eh, udah dibenerin kok formnya. Thx

  2. menurutku bagus sekali…
    sebuah pencapaian luar biasa buat Riri reza, yang kemarin sempat di cemooh karena suaranya paling lantang dalam demo utk FFI..heheh

    berkaca dari film indonesia yang sudah-sudah.. saya berpendapat film ini sangat bagus..

    kalo soal kekurangan.. kita harus maklum dg kondisi teknis fasilitas perfilman indonesia.. semoga pemerintah lebih peduli yaa.. bagi pembinaan para sineas muda kita. Amin

    Posting terakhirnya jafis…Kebahagian akan ketidaktahuan

    Nike : Hidup perfilman Indonesia

  3. memang mahar keren bgd & aktingnya dpt bgd…
    saya seneng dgn gaya mahar waktu festival 17 agustus..
    mahar is yhe best

    Nike : huhuhuhu…hahahahaha…

  4. wah..sama..
    aku juga tergila2 ama mahar..
    apa yang dilakuin ama doi emang hidup bgt, kaya gak akting lah..
    paling seru kalo denger dia ngomong..”heh boy..!”

    Posting terakhirnya citra…gerhana kah?

    Nike : Iya. Suka banged ma Mahar

  5. waktu baca novel n nonton filmnya, kebanggaan jadi “wong Palembang” smakin besar..belitung ama palembang kan kakak adik toh? hehehe.. kynya kalo aku seumur budak2 laskar pelangi.. aku bakal cinto samo mahar.. yakin!!
    btw.. pengen martabak HAR!!

    Nike : Pengen juga martabak HAR, beli yukk

  6. hi… aq dewi

    aq blm nonton filmnya tp aq ngfans banget!!!! ma trio ajaib dr belitong ini…..

    terutama mahar….

    Nike : Sama-sama pencinta Mahar yah kita

  7. :XO: mahar emank keren bgt sih…i love you maahar…walaaupun usia kamu 2 th di bawah aku tp aku sangat menyukai kamu kok…pokoknya aku fans berat kamu bgt dech…..mcccuuuahhhhhh..btw lagu bunga serojanya cakep bgt deh….km jg cakep n imut abiez…

    Nike : Wah, pencinta Mahar juga nih

  8. :up: filmnya keren abiez…aku juga sampe nangis…pas waktu lintang ga sekolah lagi…itu tuh yang bener bener ngebuat aku gak bisa lagi nahan air mata ku untuk nangis…thx utk mas andrea hirata yg udah ngebuat novelnya and tante mira lesmana dan mas riri riza…filmnya top abiz,nonton film laskar pelangi ini sampe harus bohong sama kedua ortu ku…hehehe,,,tp gak
    papalah selama itu masih demi kebaikan……hwehhhheeeee…..

    Nike : Iya, ga bisa ga menitikkan air mata : nangis:

  9. Alhamdulillah saya berhasil ngantri tiket LP di Megamal Pontianak setelah tayang 2 minggu, itupun hampir kehabisan kalau saja saya terlambat setengah jam saja untuk pertunjukan terakhir jam 9 malam. Memang animo masyarakat begitu luar biasa untuk menonton meskipun sudah dibuka 3 studio.Dari segi cerita, film ini memang sangat menarik meskipun agak berbeda dari novelnya. Saya paling takut sama cerita di novel yang menceritakan laskar pelangi bermain hujan, lalu ada yang berpura2 mati. Waktu membacanya saya sempat berpikir inikah akhir cerita LP. Tapi sayang, di filmnya nggak ada…
    Dari segi penokohan masih kurang maksimal, tidak seperti di novel yang luar biasa. Karakter Ikal pun tidak terlalu dalem. Saya hanya suka karakter si Mahar yang natural dan kocak. Si Lintang pun tidak begitu tergambarkan kejeniusannya. Jadi hampir semua tokoh LP tidak terlalu nampak penokohannya seperti di novelnya. Yang cukup bagus saya kira hanya di permainan kata-kata dan dialog yang begitu menggugah.
    Dari segi casting, anggota LP begitu luar biasa, apalagi si Lintang dan Mahar. Natural!!yang cukup mengganggu adalah Tora yang jadu guru PN. Pas pertama muncul di layar kirain nonton Extravaganza. Bener2 lucu and nggak cocok jadi guru. Bu Mus, lumayanlah, tapi saya benar2 nggak dapat spirit gurunya seperti di buku. Mungkin cocoknya diperankan oleh Inneke, neno Warisman atau Anneke Putri, atau Astri Ivo, atau malah orang yang ndak dikenal. Pak Harfan oleh Ikranegera, keren..!! Yang lain2 so far nggak berpengaruh kalau diperankan mereka.
    Ya, begitulah sangat susah untuk mencapai kesempurnaan. Tapi karya besar Riri dan Miles sangat patut kita hargai karena budaya kita sangat pelit untuk memberi pujian.
    Semoga LP menjadi film terbaik sepanjang masa…

    Nike : Thx buat komen panjangnya

  10. kalau menurut saya Filmnya lebih bagus daripada novelnya laskar pelangi, riri reza dan mira lesmana sangat cerdas membawa alur cerita kepada yang lebih realistis.

    Dalam novel mahar menyanyikan lagu Tennese Waltz karya Anne Muray sedangkan dalam film mahar menyanyikan lagu seoraja yang merupakan lagu melayu. ada juga lintang yang sudah pandai memakai rumus integral tanpa adanya perhitungan secara tertulis, perdebatan lintang dan drs zulfikar guru fisika teladan pn timah yang terlalu meninggi.

    lagu begadang-2 dalam film memang merupakan lagu yang lagi ngetren dibelitong pada tahun itu.

    sedangkan di film cerita lebih realistis dan natural.

    Andrea terlalu berlebihan dalam menulis sebuah karya sastra tanpa disertai data-data yang benar.

    Adanya beberapa bagian yang ditiadakan dalam film seperti trapani yang menjadi gila karena ketergantungan sama ibunya, societeit de limpai yang mengunjungi pulau lanun, tuk bayan tula. adalah merupakan hal yang wajar karena banyak hal-hal yang dianggap tidak mungkin dilakukan oleh anak seusia itu dan disisi lain dianggap sisi negatif seseorang sehingga tidak patut dipertontonkan atau di tiru

    dan dalam hal ini pembaca laskar pelangi jangan terlalu berlebih-lebihan dalam membaca atau memuji laskar pelangi, andrea terlalu emosional dalam menulis. dan andrea pun mengakui kalau filmnya lebih bagus dari novelnya.

    so bagi pembaca yang sekaligus menonton filmnya jangan kecewa terhadap filmnya. justru harus lebih kritis terhadap novelnya…

    Nike : komennya bisa bikin postingan baru nih

  11. film sama buku, perbedaannya jauh banget, pemeranan karakternya juga kurang kuat,…

    tapi i must say it “penampilan mahar keren banget….” semua karakter tenggelam kecuali mahar…

    hey boy,.. ini baru keren…. :up:

  12. Alhamdullilah,,,akhirnya tamat juga Gw baca buku laskar pelangi ampe 4 jilid,,asli kueren abizz,,,
    tapi cerita terakhirnya ko ikal ga nikah ma Aling???sempet gondog juga,secara udah baca 400 halaman lebih di jilid terakhir,,tapi teu2p kueren lahhh…
    GW pengen liat foto2 asli dari orang2 yang ada dlm cerita itu,terutama mahar yang jadi dukun hebat,,keren tuchh,,,
    yang masih gw penasaran sekarang Andrea hirata masih cinta ga yupz ma Aling,,,apa seumur hidup dia cintanya cuman buat Aling,,klo iyah wah kueren tuch
    GW liat di infotainmet kmrn andrea udah nikah,,gw pikir ntuh Aling ternyata bukan,,,hehehe…
    kalo ada informasi kirim lewat email gw yupz…
    GW penasaran Versi nyata nya orang2 laskar pelangi,klo lo punya kirim2 yupz,,,

    Hatur tengkyu

  13. aku dah beli cd laskar pelagi loh
    jadi aku bisa ngeliat kamu tiap hari………………………..
    ahhhhhhhhhhhhhh senangnya………………

  14. bagi saya film dan novelnya sama kerennya..karena ke22nya tidak bisa di bandingkan…film meliputi keseluruhan audio dan visual, novel lebih membutuhkan penghayatan jiwa dan kekuatan ada pada alur ceritanya…dan yang namanya novel adalah karya pengembangan seni jiwa tidak perlu data2 yang akurat untuk sebuah novel…karena novel sebuah pengembangan karya seni nan Agung.

    Posting terakhirnya thia…Jika anak suka mengigau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.