10
Dec '13

Menua, Mengingat dan Melupakan

Things we want to remember, we forget. Things we want to forget, we remember…

Semalem, saya baru nonton film Thailand, judulnya Best of Times. Bagi saya yang tidak terlalu setuju pada apa kata IMDB, saya merasa film ini bagus buat ditonton. Dan, memang bagus walau memang tipikal film drama yang banyak dialognya. Gak kayak film romantis Thailand yang lain, film ini justru kuat karena tokoh pasangan kakek Jamrus dan nenek Sompit.

Silakan bagi yang pengen nonton film ini, bagus buat nemenin nunggu hujan. Saya gak akan cerita tentang gimana cerita filmnya, tapi pengen bahas soal alzheimer yang disinggung dalam film ini.

Bukan cuma film Best of Times sebenernya yang menyinggung alzheimer, yang pernah juga saya tonton dan ingat sekali itu di serial Grey’s Anatomy, ada juga CSI: NY, saat Adam mendapati ayahnya punya penyakit ini dan juga beberapa film lainnya.

Cepat atau lambat, setiap orang akan lupa, hanya saja bagi orang dengan alzheimer, mereka akan lebih cepat melupakan. Mulai dari lupa mau kemana, udah minum kopi apa belum, hingga yang paling menyedihkan yaitu lupa siapa pasangan dan anak-anaknya.

Mungkin kita pikir alzheimer itu sama dengan kepikunan saat seseorang sudah mulai menua, tapi bukan itu. Alzheimer bisa kena pada siapa saja. Sepertinya bagi beberapa atau mungkin banyak orang penyakit ini tuh gak menakutkan, tapi buat saya ini sesuatu yang menakutkan. Jika kita mendapati penyakit ini, apa yang kita lakukan?
Apa yang sudah dan akan saya lakukan?

Saya pikir, saya sudah punya beberapa pengingat untuk mengingat banyak hal yang terjadi dalam hidup saya ;
1. Ada blog pribadi ini yang lumayan telah merekam banyak kejadian dalam hidup saya, 8 tahun terakhir. Untuk itu saya akan terus menulis agar saya mampu mengingat kembali banyak hal. Ada juga tulisan-tulisan pendek di blog lainnya juga sih.
2. Ada foto-foto. Mengutip kalimat dalam novel Refrain :

Manusia akan menua, tempat bisa berubah, kita bisa melupakan. Karena itulah kamera digunakan, untuk merekam hal-hal yang tidak dapat diingat manusia dengan sempurna.

Waktu yang sekarang dilalui baiknya membuat kita selalu bersyukur akan semua yang sedang dan sudah kita jalani. Bagi yang susah melupakan, biarkanlah waktu yang akan menjadikannya kenangan