Mencintai atau dicintai ?

Beberapa hari terakhir, saya jadi konsultan asmara, iya…. percintaan, masalah cinta, asmara….
Entahlah, kenapa harus saya. Mungkin saya dinilai paham soal beginian *padahal ga loh*

Pertanyaan yang kadang terlontar,

lebih pilih mana, mencintai seseorang yang tidak mencintai kita atau dicintai seseorang yang tidak kita cintai ?

Terlampau berat mungkin untuk dijawab, seiring pernyataan yang nantinya akan muncul, namun terasa klise, cinta tak harus memiliki.

Kita hanya belajar untuk memahami, itu saja. Namun, terkadang manusia tak cermat membaca , yang saya tau dan saya yakini adalah satu hal, bahwa kita tidak boleh mencintai seseorang melebihi cinta kita pada Allah, sehingga apabila sewaktu-waktu dia tak bersama kita lagi, kita harus rela. itu saja.

37 thoughts to “Mencintai atau dicintai ?”

  1. IMHO, cinta butuh saling memahami. ya saya sepakat hal ini. jika cinta tidak tak harus memiliki, itu yang saya tidak sepakat. cinta di sana ada pengorbanan dan ketulusan. sudah sepatutnya ada rasa saling-memiliki

    Posting terakhirnya Eriek…Tentang Popularitas

    Reply

  2. Kalau buat saya sih, lebih mudah mencintai orang yang tidak mencintai kita daripada harus dicintai orang yang tidak kita cintai. Bebannya lebih ringan. Kita hanya mengurusi perasaan kita sendiri. Kalau dicintai kita harus mempertimbangkan perasaan dia.

    Cintah?? Makan tuh cintah!

    Posting terakhirnya galih…Sebuah Pernyataan Cinta

    Reply

  3. If u can’t love the one u love… Love the one u have.

    Namun, masih ada cinta yg teramat istimewa, yakni cinta pd Sang Pemilik CINTA, Alloh ‘Azza wa jalla.

    Reply

  4. “lebih pilih mana, mencintai seseorang yang tidak mencintai kita atau dicintai seseorang yang tidak kita cintai ?”

    adalah pilihan yang berat.
    sama-sama menyakitkan.
    sebaiknya tidak memilih

    Posting terakhirnya marsini…Ingin kuabadikan

    Reply

  5. Terlampau berat mungkin untuk dijawab

    Mudah saja. Pilih dicintai seseorang yang tidak kita cintai.
    1] bebannya bukan di kita. Ini penting.
    2] kalo dia nembak, tinggal nolak.
    3] kalo dia gak nembak, tapi sinyalnya jelas, kasi sinyal penolakan yg jelas, (menjauh, misalnya) langsung ngomong jg gpp.
    4] kalo sinyal dia jg gak jelas, bukan salah kita kalo tak nangkep.
    5] kalo gak brani nolak karena takut nyakiti, salah sendiri.

    Posting terakhirnya jensen99…Okama Way~

    Reply

  6. question….
    apakah yang menjadi pilihan mu,
    1. di cintai
    2. mencintai
    3. 50% dicintai dan 50% mencintai
    4. 40% dicintai dan 60% mencintai

    atau ada pilihan lain….????

    Reply

  7. Yg kalo pilhan mah, ya milih di cintai yg kta cintai donk,,, enak jadinya saling mencinta!

    Karna mencintai org yg tidak mencintai, malah pedh, sdih dan trsksa batin jdinya, aku aja bdan ampe kurus gini, karena hal seprti itu. Hiks,hiks

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.