Puisi Pak BJ Habibie untuk Ibu Ainun

Ibu Ainun Habibie

‎​Ini puisi pak BJ Habibie yang di broadcast di BBM, saya pikir ini puisi terindah apalagi untuk almh. Ibu Ainun Habibie. :cinta:

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya,
dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang,
rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia,
kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Read more

Doa Cinta Pengantin

Wedding
Wedding

Sering ga liat doa-doa atau kayak puisi di undangan pernikahan? ya… paling banyak itu Ar-Rum : 21 ya, tapi selaen itu banyak juga doa pengantin atau puisi cinta pengantin :ting: Banyak juga kok yang bagus, dan yang paling penting, semuanya adalah doa. Saya cuma pengen share beberapa, ini dia (bagi yang baru mau buat undangan, boleh dicontek kok :ting: ) ……

Ya Allah….
Aku berdoa untuk seorang pria yang menjadi bagian hidupku
Seorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tetapi untuk-Mu
Dan mengetahui bagi siapa dan untuk siapa ia hidup,
Sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seorang yang memiliki hati bijak bukan hanya otak yang cerdas,
Seseorang yang tidak hanya memujaku, tetapi dapat juga menasehatiku bila salah,
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku, tetapi karena hatiku,
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi
Seorang pria yang dapat membuatku merasa dihargai sebagai seorang wanita kala berada di sisinya,
Aku tidak meminta seorang pria yang sempurna,
Namun aku meminta seorang pria yang tidak sempura sehingga aku dapat membuatnya sempurnya di mata-Mu

Ya Allah….
Buatlah aku menjadi seorang lelaki yang dapat membuat seorang wanita bangga
Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya dengan cinta-Mu,
Bukan mencintainya dengan sekedar cintaku
Berikanlah aku mata-Mu, sehingga aku dapat melihat banyak hal dalam dirinya
Berikanlah aku mulut-Mu yang penuh dengan kata-kata bijak dan pemberi semangat,
Sehingga aku selalu dapat mendukungnya setiap hari
Berikanlah aku bibir-Mu, dan aku akan selalu tersenyum kepadanya
Kami bersyukur kepada-Mu yang telah mempersatukan kami
Telah memberi kami seorang yang dapat melengkapi hidup kami menjadi sempurna
Dan Engkau mempertemukan kami pada waktu yang tepat,
Yang akan membuat segalanya indah pada waktu yang Engkau tentukan.


Read more

Semakin Cinta Tiap Harinya

Saya bukan orang yang pintar membuat puisi tentang apa yang saya rasa seperti mas ini.
Saya juga bukan orang yang mudah menyatakan cinta dan rindu tiap harinya seperti mbak ini.

Tapi,….
Saya menemukan apa yang saya rasa dan apa yang ingin saya katakan dari lirik ini ;

Caramu Mencintaiku
Menjauhkan kecurangan
Seperti bintang
Yang setia pada bulan

Memegang kukuh janji
Menemani aku sampai mati
Terpasung hati
Tulusmu mendampingi diriku

Makin aku cinta
Cermin sikapmu yang mampu
Meredam rasa keakuanku
(Mengerti, memahami cinta)

Caramu memanjakanku
Kau rujuki kesejukan pagi
Memasung hati
Tulus aku, memasrahkan diri

Jangan pernah terbesit hati
Meragukan kesetiaan yang tercurah
Aku dan dirimu ditakdirkan satu
Langit jadi saksi

Terima kasih untuk semua cinta sampai hari ini sayang :cinta:

Mencintai atau dicintai ?

Beberapa hari terakhir, saya jadi konsultan asmara, iya…. percintaan, masalah cinta, asmara…. :cinta:
Entahlah, kenapa harus saya. Mungkin saya dinilai paham soal beginian *padahal ga loh* ;)

Pertanyaan yang kadang terlontar,

lebih pilih mana, mencintai seseorang yang tidak mencintai kita atau dicintai seseorang yang tidak kita cintai ?

Terlampau berat mungkin untuk dijawab, seiring pernyataan yang nantinya akan muncul, namun terasa klise, cinta tak harus memiliki.

Kita hanya belajar untuk memahami, itu saja. Namun, terkadang manusia tak cermat membaca :), yang saya tau dan saya yakini adalah satu hal, bahwa kita tidak boleh mencintai seseorang melebihi cinta kita pada Allah, sehingga apabila sewaktu-waktu dia tak bersama kita lagi, kita harus rela. itu saja. :senyum:

Quote Tentang Cinta

Malem ini kerjaan saya mengapdet beberapa blog, unggah foto ke Flickr dan ngecek notifikasi dari Facebook *yey ketemu temen smp lagi* ;) juga Goodreads.

Karena terbiasa tidur malem, jadi nyoba klik sana klik sini, dan menemukan quote tentang cinta di Goodreads dari Mbak Asma Nadia berikut ini :

Setelah baca ini, saya tanya tanggapan suami. Si Kakak bilang “itu subjektif”
Aaah…. quote itu mengingatkan saya ketika Aa’ menikah lagi…. :senyum:

Gimana menurut temen-temen ? khususnya yang laki-laki ?