Review Buku 11 Patriot

Sebelas Patriot

Judul Buku : Sebelas Patriot
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : Bentang Pustaka
Jumlah Halaman : 108 Halaman
Harga : Rp. 39.000
ISBN : 9786028811521

Kalo sebutan untuk fansnya Real Madrid namanya Madridistas, nah kalo PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) namanya apa? Andrea Hirata menyebutnya Patriot. Patriot PSSI!

Apa yang ada dalam benak kita jika mendengar kata ‘patriot’? Pahlawan!
Seperti itulah yang ingin dituturkan Andrea Hirata di novel keenamnya ini. Andrea Hirata menawarkan cerita yang saya pikir akan bernilai nasionalisme, tentang betapa mencintainya Ikal dengan PSSI dan sepak bola.
Ya, memang ada nasionalisme yang tergambar jelas dalam buku ini, namun ternyata tidak sebesar ekspektasi awal saya terhadap buku ini.

Diceritakan Ikal akhirnya mengetahui jika Ayahnya adalah seorang pemain sepakbola, lebih tepatnya pemain sayap kiri berbakat yang harus mundur karena pada saat itu (jaman penjajahan Belanda) ditentang oleh Belanda dan Ayah Ikal harus menerima semuanya. Ikal mengetahui hal tersebut karena sebelumnya melihat foto sang Ayah sedang memegang piala dan memakai pakaian sepakbola. Sejak saat itu Ikal bertekad ingin menjadi pemain junior PSSI, namun gagal.

Saya selalu salut kepada Andrea Hirata yang mampu mengemas tulisannya dengan gaya melayu jenaka dan penuh dengan kata-kata bijak yang memompa semangat para pembaca. Tak usahlah diragukan lagi kepiawaian seorang Andrea Hirata kalo soal itu. Buku-bukunya akan selalu bisa dinikmati dan ditunggu-tunggu para pembacanya. Apalagi saat dituliskan pelatih Toharun melatih Ikal cs dengan filosofi buah-buahan, menarik sekali. Apalagi ditambah dengan korelasi antara pantat dengan kemahiran bermain sepakbola, benar-benar bikin saya ketawa sendiri.

Read more

Review Film Catatan Harian si Boy

Catatan Harian si Boy

Judul Film : Catatan Harian si Boy
Sutradara : Putrama Tuta
Pemain : Ario Bayu, Carrisa Putri, Poppy Sovia, Abimana Setya, Albert Halim, Onky Alexander, Didi Petet
Produksi : 700 Pictures
Durasi : 98 menit

Sungguh saya kangen nonton Catatan si Boy yang legendaris itu, pas denger akan dibuat filmnya, langsung semangat banget deh. Pas tanggal 1 Juli 2011, saya langsung ngecek 21cineplex.com untuk tau jadwal pemutaran filmnya, dan…. saya kecewa karena di Palembang cuma di puter di Internasional Plaza (IP) saja.

FYI ya, di Palembang sekarang ada 2 tempat nonton, ya di IP sama di Palembang Indah Mall (PIM). Nah, yang paling enak itu di PIM, emang sih HTMnya lebih mahal dikit, cuma lebih dingin, lebih nyaman dan lebih enak deh pokoknya. Saya, Mbak Ira dan Suzan akhirnya bela-belain deh menurunkan sedikit gengsi untuk nonton di IP demi melihat aktingnya Ario Bayu dkk ini.

Bercerita tentang pencarian Boy (Onky Alexander) oleh Natasha (Carrisa Putri) yaitu anak dari Nuke yang diceritakan sedang sakit parah dan hampir meninggal sambil terus mendekap catatan harian milik si Boy itu. Lantas, Natasha berusaha untuk mencari tau keberadaan Boy, dalam proses pencarian itulah Natasha bertemu dengan Satrio (Ario Bayu) dan ketiga sahabatnya, Andi, Heri dan Nina (Poppy Sovia), pemilik bengkel dimana Satrio, Heri dan Andi bekerja.

Satrio akhirnya membantu Natasha untuk mencari si Boy, mulai dari mencari tau lewat Emon (Didi Petet) sampe ke adeknya Boy sendiri. Masalah sebenernya bukan cuma mencari si Boy yang ternyata udah beda banget sama yang dulu, tapi juga pacar Natasha, si Nico juga masalah buat Satrio dkk. Nico cemburu sama Satrio. Biasa deh, klo cemburu semuanya bisa kejadian. Berantem sampe mobil dan bengkel milik Nina pun hancur karena cemburunya Nico pada Satrio.

Read more

Review Buku Narasi Romantis

Narasi Romantis

Judul Buku : Narasi Romantis
Penulis : Amril Taufik Gobel
Penerbit : Daeng Battala Publishing
Jumlah Halaman : 149 Halaman
Harga : Rp. 46.500

Saya dapet buku ini langsung dari sang penulis, Mas Amril bulan lalu. Jujur ini kali pertama saya membaca buku beliau. Ternyata….. Mas Amril ini romantis loh :)

Buku ini memang kumpulan cerita pendek yang berbau romantis. Dari kata-kata di semua cerpen dalam buku ini terasa banget romantisnya, berasa kayak baca kata-kata pujangga cinta *halah* :D
Kalo liat dari orangnya secara fisik, mungkin kalian ga pernah berfikir Mas Amril ini romantis banget, coba deh kalian baca blognya dan baca buku ini, beeuuuh… bisa klepek-klepek deh tuh sama uraian kata-kata manis nan romantis.

Ada 16 narasi romantis dalam buku ini yaitu :
1. Menyapamu di Ruang Rindu
2. Balada lelaki Petang Temaram dan Perempuan Kilau Rembulan
3. Kinanti Menanti Janji
4. Perempuan yang Menghilang di Balik Hujan
5. Tentang Cinta, Pada Tiada
6. Kesempatan Kedua
7. Tentang Dia, Yang Membawa Kelam dihatinya
8. Biarkan Aku Mencintaimu Dalam Sunyi
9. Luka Sang Bidadari
10. Pengantin Mata Biru
11. Takdir Cinta
12. M.F.E.O
13. Salju di Kyoto
14. Bintang di Langit Hati
15. Seorang Pelacur dan Supir Taksi
16. Asmara Suatu Ketika
Liat aja dari semua judulnya berasa banget ya ga jauh dari cinta :D

Aku kembali lagi disini, perempuanku.
Pada tempat dimana semua kenangan itu pernah berasal
Juga ketika kehilangan itu berawal

Saya suka sekali dengan cerita pertama dan terakhir. Gaya penulisan Mas Amril emang bagus, terlihat menarik untuk dibaca lembar demi lembar. Beberapa pengulangan kata menguatkan cerita yang ada. Saya terpukau dengan kata-kata yang tertulis dalam buku ini, benar-benar seperti penyair, dimana saya menemukan banyak kata yang jarang saya dengar dan saya lihat dalam sebuah novel.

Read more

Review Buku Hot Chocolate

Hot Chocolate

Judul Buku : Hot Chocolate
Penulis : Kinoysan
Penerbit : Media Pressindo
Jumlah Halaman : 326 Halaman
Harga : Rp. 45.000
ISBN : 9789799110060

Kinoysan sebenarnya nama penulis yang tak asing bagi saya, sebelumnya saya sudah pernah baca Tahajud Cinta dan beberapa tulisan non fiksi lainnya, tapi justru baru kali ini saya membaca tulisan fiksinya. Rasanya, seperti mencicipi Hot Chocolate pertama kali. Terasa enak! :)

“Gue nggak mau nikah sama dia. Ngapain nikah sama orang yang udah nggak sayang sama gue?”
“Elo lebih rela ngorbanin perasaan elo?”
“Bukan. Itu perlindungan buat gue. Rugi nikah sama cowok yang hatinya untuk perempuan lain! Emang enak dapat badannya doang! Mending cari lagi!”

Menceritakan perjalanan cinta Berlian diantara 3 lelaki yaitu Bondan, Bimo dan Bastian. Bondan dan Bimo adalah rekan sekerja Berlian di suatu rumah produksi, Intan Perdana, sedangkan Bastian adalah teman sejak kecilnya Berlian. Bondan adalah teman sekerja sekaligus orang yang mengasah kemampuan Berlian dari awal tidak tahu apa-apa menjadi seorang creative editor yang handal. Bondan dan Berlian sering kali terlibat banyak pekerjaan yang sama sehingga membuat mereka terlihat kompak dimata orang-orang sekantor, sampai muncul gosip mereka berpacaran. Namun, ternyata Berlian menyimpan kekaguman pada Bimo yang juga rekan sekantor Berlian. Bimo sangat bertolak belakang dengan Bondan. Jika Bondan adalah sosok yang semaunya dan ga alim lain dengan Bimo yang terlihat lebih saleh. Lain lagi dengan Bastian yang sepertinya sudah mengenal Berlian luar dalam karena mereka sudah kenal dari kecil. Persamaan ketiganya menurut Berlian dalam buku ini yaitu mereka semua cakep dan mapan secara ekonomi.

Ketika Berlian dihadapkan dalam masalah Bondan yang akan menikah dengan Belinda, seorang model dengan masa lalu yang kelam, disaat itu pula Bimo memutuskan untuk melanjutkan hubungan yang serius dengan Berlian. Buku ini benar-benar membuat perjalanan cinta Berlian berliku-liku dan saya yakin kalo berada pada posisi Berlian, saya juga akan sama bingungnya seperti Berlian, bingung mau pilih yang mana :D

Di sepertiga terakhir dalam buku ini saya ketar ketir bacanya, takut kalo endingnya ga sesuai harapan, saya sih suka rada kesel gitu kalo ternyata endingnya ga pas sama yang saya mau (maksa ya :p), tapi ternyataaa…. saya suka, bener deh. Menurut saya pilihan Berlian sangat tepat :)

Read more

Review Buku Gadis Korek Api

Gadis Korek Api

Judul Buku : Gadis Korek Api dan Dongeng-Dongeng Lainnya
Penulis : Hans Christian Andersen
Penerjemah : Ambhita Dhyaningrum
Penerbit : Atria
Jumlah Halaman : 267 Halaman
Harga : Rp. 35.000
ISBN : 9789790244627

Bagi orang tua yang kehabisan cerita dongeng buat anaknya sebelum tidur? Baca buku ini, dijamin seru! :)

Jika dulu waktu kecil kalian adalah penyuka atau malah pencinta dongeng, maka setelah baca buku ini, kalian akan semakin cinta sama dongeng terutama dongeng klasik.
Jika waktu kecil kalian sering didongengin sebelum tidur, maka setelah baca buku ini, kalian akan merasa perlu untuk menceritakannya kembali pada anak dan keponakan.

Dongeng memang tidak pernah mati. Dari kecil kita sudah kenal sekali bagaimana cerita Gadis Korek Api, Putri Duyung dan sebagainya, tapi sepertinya dongeng yang sepertinya jarang saya dengar ceritanya ternyata ada dalam buku ini. Setiap cerita dongeng selalu mengajarkan kebaikan, maka dari itu banyak orang tua ingin memberikan makna kebaikan itu dalam setiap cerita. Kita selalu diajarkan untuk bisa mengambil makna baik dalam tiap cerita dongeng. Begitu juga yang ada dalam buku ini.

Read more

Review Buku Dari Datuk ke Sakura Emas

Dari Datuk ke Sakura Emas

Judul Buku : Dari Datuk ke Sakura Emas
Penulis : A. Fuadi, Alberthiene Endah, Andrei Aksana, Asma Nadia, Avianti Armand, Clara Ng, Dewi ‘Dee’ Lestari, Dewi Ria Utari, Happy Salma, Icha Rahmanti, Indra Herlambang, M. Aan Mansyur, Putu Fajar Arcana, Sitta Karina
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 166 Halaman
Harga : Rp. 40.000
ISBN : 9789792269826

Dari awal buku ini terbit saya udah pengen beli aja, secara gitu ya nama-nama penulis terkenal ada disana. Sebut aja A. Fuadi, Alberthiene Endah, Dewi ‘Dee’ Lestari, Icha Rahmanti, Andrei Aksana, Indra Herlambang, Sitta Karina dan nama-nama laennya.

Iya, buku ini emang sebuah kumcer atau kumpulan cerita pendek yang dikemas khusus untuk akhirnya semua royalti dari buku ini akan disumbangkan oleh para penulis di dalamnya kepada Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin. Hal ini saja sudah membuat saya merasa wajib untuk membelinya :D

Awalnya saya ingin sekali mengobati rindu pada beberapa penulis yang tulisannya sudah lama tidak mengeluarkan buku atau tulisan terbaru mereka, seperti Icha Rahmanti yang sejak Beauty Case, blom mengeluarkan buku baru lagi, padahal Icha Rahmanti adalah salah satu penulis favorit saya loh. Tapi saya cukup kecewa, ketika mendapati tulisan Asma Nadia, Dee dan Sitta Karina ternyata republish dari tulisan lama mereka. Asma Nadia dengan Emak Ingin Naik Haji-nya, Dee dengan Mencari Herman-nya dan Sitta Karina dengan Sakura Emas-nya. Padahal saya berharap sekali ada tulisan terbaru dari mereka dalam buku ini. Kekecewaan saya akhirnya tertutupi juga oleh tulisan yang sangat menarik dari Alberthiene Endah, Icha Rahmanti dan M. Aan Mansyur :)

Read more

Review Buku 86

cover 86

Judul Buku : 86
Penulis : Okky Madasari
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 256 Halaman
Harga : Rp. 45.000
ISBN : 9789792267693

Apa yang ada dalam benak kalian ketika mendengar istilah 86 (delapan enam) ?
Jujur saja, saya berasa denger polisi yang sedang bertugas. Awalnya saya pikir 86 itu berarti sebuah istilah untuk mengatakan setuju atau ‘oke’. Ternyata saya kurang tepat. Istilah lapan enam atau dalam huruf ditulis ”86” adalah salah satu kode atau sandi yang harus dipahami oleh anggota polisi. Sandi itu memiliki arti sama-sama mengerti atau memahami. Makin kesini, istilah 86 ini jadi berarti ‘beres’. Ya, semua bisa ‘beres’ asal ada ‘pelicin’nya. Nah, isu inilah yang diangkat oleh Okky Madasari dalam buku keduanya.

Dikemas dalam sebuah novel, 86 ini saya rasa mampu menyodorkan gambaran Indonesia saat ini. Membuka mata saya akan banyaknya hal yang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pun rasanya sulit untuk membunuhnya. Saya rasa Okky mempunyai nyali besar untuk membuat novel seperti ini, mengangkat isu yang ‘rawan’ diberitakan dan ini membuat saya salut.

Menceritakan Arimbi, seorang gadis desa yang beruntung keterima jadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) sebagai seorang juru ketik di sebuah pengadilan di Jakarta. Setelah 4 tahun menjadi pegawai yang ‘lurus-lurus’ aja akhirnya Arimbi mulai pengen kenal banyak pengacara demi sedikit-sedikit belajar ‘minta bonus’ dari pekerjaannya. Ini semua juga di dukung sama teman sekantornya dan juga pacarnya, Ananta.

Read more