Alternatif Semua Produk Google

Tahun 2007 (ya 12 tahun lalu) saya pernah menulis juga di blog ini, bahwa produk-produk Google sangat mendominasi kehidupan perinternetan saya. Setelah berlalu sekian tahun itu, saya ternyata berhasil mengurangi dominasi Google, ya memang gak dipungkiri saya (mungkin juga kamu) gak bisa lepas dari Google, tapi setidaknya saya punya alternatiflain selain menggunakan produk Google.

gambar dari betanews.com

Kenapa harus punya alternatif? toh Google sudah memberikan banyak kemudahan, gratis lagi kan. Ya tinggal pake aja, ye kan?

Jawabannya karena mereka sungguh kapitalis mendominasi, ruang gerakmu selalu diawasi., lalu kamu tak lagi hirau akan privasi. Mari mulai untuk konsen sama online privasi dan juga keamanan data pribadi.

Mulai untuk punya alternatif produk Google juga untuk menghindari kamu tergantung pada aplikasi tersebut, ya kalo aplikasinya akan selalu ada, kalo tiba-tiba Google bilang, itu aplikasi bakal ditutup, wasalam dah semua yang kamu simpan dan kamu biasa gunakan akan jadi hilang juga.

Sebut aja sebagai contohnya yaitu Google Reader yang akhirnya ditutup, ada Google+ juga dan beberapa produk lainnya Google yang tidak bertahan lama. Makanya kita perlu alternatif lain selain produk Google, banyak kok ternyata produk lain sejenis yang bisa kita gunakan gratis dan juga gak kalah bagusnya.

Berikut daftar alternatif produk Google yang bisa dicoba, diambil dari artikel di sini ya.

Alternatif Pencarian Google

  • DuckDuckGo – Mesin pencari yang lebih privat (berbasis di AS)
  • StartPage – StartPage memberi hasil pencarian Google, tetapi tanpa pelacakan (berbasis di Belanda).
  • Searx – Mesin metasearch yang ramah privasi, serbaguna yang juga open source.
  • MetaGer – Mesin metasearch open source dengan fitur bagus (berbasis di Jerman).
  • SwissCows – Mesin pencari privat tanpa pelacakan yang dihosting di secure Swiss infrastructure (berbasis di Swiss).
  • Qwant – Mesin pencari privat yang berbasis di Perancis.
  • Mojeek – Satu-satunya mesin pencari sejati (bukan mesin metasearch) yang memiliki crawler dan indeks sendiri (berbasis di Inggris).
  • YaCy – Mesin pencari terdesentralisasi, open source, peer-to-peer.
  • Givero – Givero menawarkan lebih banyak privasi daripada Google dan menggabungkan pencarian dengan sumbangan amal (berbasis di Denmark).
  • Ecosia – Ecosia berbasis di Jerman dan menyumbangkan sebagian dari pendapatan untuk menanam pohon.
Read more

Memaksimalkan Liburan dengan Kereta

Banyak orang sepertinya masih memilih bepergian dengan kendaraan pribadi ataupun pesawat untuk tujuan wisata. Memang keuntungan dari penggunaan transportasi pesawat bisa lebih cepat sampai dan jika menggunakan mobil atau motor sendiri, kita akan merasa lebih bebas mau mampir dulu atau kapan saja mau berhenti di suatu tempat. Tapi tahu gak kalo ada pilihan lain yang gak kalah menyenangkan?

ilustrasi dari vecteezy.com

Pilihan ini adalah pergi liburan menggunakan kereta. Banyak orang merasa kereta pasti penuh, kotor, banyak orang jualan dan tentunya tidak nyaman. Persepsi ini sudah gak berlaku lagi. Kebanyakan kereta yang beroperasi sekarang ini sudah jauh lebih oke dan peraturan yang berlaku juga makin baik. Jadi bisa dibilang pengalaman naik kereta saat ini makin modern dan juga menyenangkan.

Selain itu, sekarang kemudahan cari tiket kereta juga makin terasa. Penggunaan aplikasi dan layanan online beli tiket juga kemampuan untuk mencari lebih dahulu tentang kereta sebelum naik lebih mudah dilakukan. Jadi tentu saja pengalaman naik kereta bisa semakin baik. Nah, bagi kamu yang tertarik mencoba liburan menggunakan kereta, mari kita bahas cara – cara yang bisa dicoba untuk memaksimalkan pengalaman liburan kamu. Berikut tipsnya;

Read more

Variety Show Korea 2019 yang Asyik ditonton Bareng Keluarga

Keluarga saya kalo malem abis makan malem atau abis magrib gitu ya, sering nonton tv rame-rame. Anak-anak biasa juga sambil main atau ngerjain tugas dari sekolah. Seringnya karena saya suka nonton Korea-Korea-an, anak dan suami saya ikutan juga nonton, jadilah kami sering nonton bareng baik itu drama berseri juga variety show alias acara ragam.

Kalo drama seri Korea kan paling dua bulan kelar ya (biasanya sebanyak 16-20 episode aja) beda dengan variety show yang pake season biasanya, ya paling cuma sampe 10 episode aja. Nah, ini beberapa variety show yang saya biasa tonton bareng keluarga yang tayang tahun 2019;

Running Man

Sebenarnya yang suka nonton Running Man ini saya. Setiap minggu rasanya ada yang kurang kalo gak nonton, kurang ketawa gitu rasanya saya kalo gak nonton. Seringkali saya ketawa ngakak malem-malem saat anak-anak udah pada tidur gara-gara nonton Running Man. Beda dengan yang lainnya, variety show yang sudah tayang selama sembilan tahun ini gak ada season-season gitu, karena memang gak berhenti tayang (pernah ada masalah dulu sempat dihentikan sebentar lalu lanjut lagi) sejak 2010.

Read more

Bikin Nyaman Traveling Keliling Sumatera dengan Bus PO RAPI

Bagi kawan-kawan yang akan melakukan perjalanan darat untuk traveling menyusuri kota-kota di Sumatera bisa mencoba dengan menggunakan bus, seru lho apalagi kalo rame-rame.

Perjalanan itu memang seru kalo bisa dinikmati, apalagi misalnya ada yang pengen jalan-jalan pelesir ke kota-kota di Sumatera, dari Aceh sampai ke Lampung. Biar lebih irit dan juga bisa lebih banyak menikmati dengan berkunjung di tiap kota, pilih aja perjalanan dengan bus, salah satunya kalian bisa mencoba bus PO RAPI.

Sedikit tentang PO RAPI. Jadi PT. Raja Perdana Inti (RAPI) adalah PO bus yang sudah beroperasi sejak tahun 1998 dan merupakan salah satu moda transportasi publik yang terkenal di Sumatera. Tepatnya Desember 1998 PO Bus ini mulai membuka rute perjalanan dari Medan ke Pekanbaru dan sebaliknya sebanyak dua bus. Setahun kemudian mulai nambah armadanya dan juga rutenya, yaitu rute pergi pulang Medan – Rengat juga Medan – Palembang. Hingga 21 tahun, PO RAPI sudah menyediakan layanannya dengan berbagai rute di 30 kota di Sumatera. Rutenya kemana aja nih? Silakan dicari aja ya info rute lengkap bus RAPI.

Read more

Melihat Sisi Buruk Manusia Lewat Strangers From Hell

Manusia itu mahluk paling mengerikan.

Iya, saya setuju dengan kalimat di atas. Kalimat itu adalah pesan dari sang ibu pada anaknya, Jung Woo ketika anaknya akan pindah kerja di kota Seoul dalam serial Korea, Strangers From Hell (SFH).

poster film dari dramamilk.com

Sedikit soal serial SFH ini ya. Serial ini baru saja selesai tayang sebanyak 10 episode. Bergenre misteri thriller, serial ini diperankan oleh Lee Dong Wook dan Im Si Wan. Bercerita soal Jung Woo yang merantau kerja di Seoul, karena gak punya duit banyak dia akhirnya menemukan kost Eden yang murah tapi kamarnya kecil dan pengap. Ya udah lah ya pikirnya, untuk beberapa bulan ini tahan-tahanin dulu deh gpp di kamar begini, pikir Jung Woo. Ternyata kost itu adalah neraka baginya.

Read more

Kalimantan dan Ibukota Baru Indonesia

Sebelum masa jabatan pertama Presiden Jokowi selesai, pengumuman soal ibukota baru Indonesia sudah ditetapkan yaitu di pulau Kalimatan, tepatnya di Kalimantan Timur, sebagian Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. Pasti banyak pro dan kontra entah dari masyarakat Kaltim sendiri atau masyarakat daerah lainnya, cuma ya mungkin memang sudah sebaiknya ibukota pindah dari Jakarta.

gambar dari indonesiabaik.id

Suami lahir di Samarinda tapi keluarganya pada saat itu tinggal di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim karena bapak mertua harus bertugas di sana hingga suami menginjak usia SMA baru pindah ke Palembang. Sebagai orang yang kecil dan besar di Kaltim, dan saya belum pernah ke Kalimantan, suami sering bercerita pada saya bagaimana Kalimantan itu khususnya Kaltim, tentang semua yang dia ingat dari kecil. Kalo om dan tante yang di Kaltim dateng ke Palembang selalu cerita deh sekarang perkembangan kotanya bagaimana. Catatan yang paling besar adalah juga soal transportasi publik.

Read more

Tentang Memberi Rating

Hari gini masih gak bisa menerima penilaian orang? Gak ngerti lagi deh saya.

Pagi ini seperti biasa kalo buka laptop saya akan buka Goodreads, biasa lah buat ngeliat feed, apa yang lagi dibaca kawan-kawan trus gimana bukunya trus penilaiannya terus reviewnya. Dari sana biasanya saya nemu aja gitu buku yang akhirnya pengen saya beli dan saya baca.

Hari ini liat ada seorang kawan yang bales komentar di salah satu buku yang direviewnya. Awalnya saya pikir biasa lah bales komen biasa, tapi ternyata pas dicek lagi ternyata ada yang komen bilang kalo kawan tersebut bukan siapa-siapa, bukan kritikus dan bilang kalo reviewnya serampangan. Sebelum liat balasan sang kawan saya ketawa dan membatin ‘orang begini masih ada yang zaman sekarang?’ :D

Read more