Gak Perlu Takut Bakteri Walau Main di Luar

Namanya juga anak-anak kalo gak kerjaannya main, ya berantakin rumah deh tuh.

Begitu juga dengan Alaya. Kadang ya saya ngerasa itu anak gak ada capeknya. Baru aja diberesin dikit, udah diberantakin lagi, kotor sana sini bekas main ini itu. Rasanya kemampuan saya bersih-bersih rumah gak sebanding sama kemampuan itu anak 3 tahun dalam memporak-porandakan rumah

Bangun pagi Alaya udah main aja, paling sih emang main di dalem rumah, lanjut mandi. Di kamar mandi pun ya masih bawa mainan, kayak masak-masakan dibawain gitu ke kamar mandi. Jadi, dimandiin biasanya pagi sama Ayahnya walau sembari main. Soal makan, Alaya paling males makan. Gimana pun caranya saya nyoba untuk maksa si anak inih, cuma aja lagi-lagi ya pengennya dia aja gitu. Maunya makan sendiri ini dan itu. Alhasil kotor segala baju kalo udah gini mah.

Siang baru deh mulai main. Alaya ini seneng banget kalo ada temen mainnya. Dibawa deh tuh segala mainan kalo sepupunya atau tetangga dateng. Yah, namanya juga anak-anak kan ya, yang bikin mereka seneng itu bisa main sepuasnya. Sebagai ibu, saya juga khawatir rasanya kalo dibiarin main terus di luar rumah. Belum lagi masih musim kemarau nih, debu dimana-mana, kadang tangan pegang ini dan itu mainan apa yang kita gak tahu bersih apa gak. Pulang-pulang ke rumah mendapati Alaya bajunya kotor, bau acem karena keringat. Takut jadi virus yang membuat sakit si anak, belum lagi banyaknya bakteri.

Read More

Review Buku Wonder

Wonder

Judul Buku : Wonder
Penulis : R.J. Palacio
Penerjemah : Harisa Permatasari
Penerbit : Atria
Jumlah Halaman : 430 Halaman
Harga : Rp. 49.900
ISBN : 9789790245082

Don’t judge a book boy by its cover his face.

Bagaimana kalian membayangkan jika mau tidak mau mendapati wajah kalian berbeda dengan orang lain? Saya rasa tidak ada yang mau membayangkan, punya jerawat aja udah panik setengah mati, bukan?

August Pullman seorang anak laki-laki berumur 10 tahun yang telah menjalani 27 kali operasi karena lahir dengan mandibulofacial dysostosis atau Treacher Collins syndrome yaitu sebuah sindrom bawaan (genetik) yang menyebabkan anomali pada wajah.

Jika diliat di umur 10 tahun saja, August atau Auggie sudah melakukan 27 kali operasi dan juga banyak sekali sesi terapi mulai dari terapi bicara, terapi wajah, dan lainnya, mungkin teman-teman bisa membayangkan bagaimana anomali pada wajahnya Auggie. Saya memposisikan diri sebagai orang tua atau ibu dalam membaca buku ini. Di awal baca aja rasanya udah mrebesmili.

Auggie punya Mom dan Dad juga kakak perempuan yang bernama Via, yang semuanya cantik, punya wajah normal kata August. Karena kelainan dari kecil inilah, Via sang kakak menjadi pribadi yang memaklumi benar bahwa semua galaksi dalam keluarga mereka berubah sejak Auggie lahir. Mereka semua planet-planet yang mengelili Auggie, sang matahari.

Dengan kondisi fisik seperti itu, jelas Auggie menjadi tidak biasa ketika bertemu orang lain. Tapi Auggie memiliki 3 sahabat dari kecil yaitu Christoper, Zachary dan Alex. Sampai akhirnya, Auggie ingin masuk sekolah, ingin seperti anak sebayanya yang bisa main dan belajar bersama.

Read More

Review Buku Hiking Girls

Hiking Girls

Judul Buku : Hiking Girls
Penulis : Kim Hye Jung
Penerjemah : Dwita Rizki
Penerbit : Atria
Jumlah Halaman : 276 Halaman
Harga : Rp. 39.000
ISBN : 9789790243927

Sebuah perjalanan tidak akan pernah sia-sia, setidaknya ada pelajaran yang selalu akan mengingatkanmu pada orang lain.

Hiking Girls, saya kira akan berisi cerita dimana para remaja perempuan yang naik gunung bersama teman-temannya. Lalu dimana bagusnya? Gara-gara pemikiran itu diawal, saya lantas melewati saja buku ini dan membaca buku yang lainnya terlebih dulu. Sewaktu saya bosen ngerjain kerjaan, saya coba baca buku ini, dan…. saya jelas salah menilai.

Lee Eun Sung dan Bo Ra harus melakukan perjalanan 1200 KM didampingi Kak Mi Joo selama kurang lebih 70 hari karena kelakuan mereka. Perjalanan ini dipilih karena mereka berdua gak mau masuk penjara anak-anak di Korea. Eun Sung yang suka mukul dan Bo Ra yang suka mencuri memilih ‘rehabilitasi’ dengan perjalanan SilkRoad atau Jalur Sutera.

Jadi ada program baru pemerintah Korea, bagi anak-anak yang berkelakuan tidak baik termasuk suka mencuri dan memukul orang lain itu gak langsung dimasukin ke penjara. Sering kita dengar ada negara yang menghukum anak-anak dengan hukuman sosial. Nah, Korea memberlakukan hukuman yang bisa dipilih yaitu perjalanan Jalur Sutera (tentunya dengan pendampingan) atau masuk penjara anak.

Read More

Review Buku Honeymoon With My Brother

Honeymoon With My Brother edisi baru

Judul Buku : Honeymoon With My Brother
Penulis : Franz Wisner
Penerjemah : Berliani M. Nugrahani
Penerbit : Serambi Ilmu Semesta
Jumlah Halaman : 592 Halaman
Harga : Rp. 69.000
ISBN : 9789790243866

Bagaimana jadinya hidup kalian ketika mendapati pasangan kalian menolak menikah seminggu sebelum pernikahan?

Kalo perempuan saya pastikan mungkin banget depresi atau pengen bunuh diri kali ya saking sedihnya. Franz Wisner, sang penulis yang laki-laki aja merasa segitu putus asanya lho.

Franz Wisner harus melalui itu semua, ketika Annie memutuskan untuk tidak jadi menikah dengannya seminggu sebelum pernikahan tiba. Bayangin semua undangan udah disebar, gedung katering dan semua persiapan udah oke tinggal jalan aja sampe ke perjalanan bulan madu pun udah disiapin. Bukan itu aja, Franz juga udah nyiapin rumah untuk mereka berdua tinggal. Kebayang kan ya, secara materi udah banyak aja gitu yang keluar dan… secara psikis lebih parah lagi dong. Duit mah bisa dicari, lah hati yang luka gimana nyembuhinnya coba? Apalagi Franz udah pacaran 10 tahun lho

Read More

Review Buku Ibuk

Ibuk,

Judul Buku : Ibuk,
Penulis : Iwan Setyawan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 291 Halaman
Harga : Rp. 58.000
ISBN : 9789792285680

Seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat. Buatlah pijakanmu kuat.
-Ibuk-

Buku kedua dari Iwan Setyawan yang disebut-sebut sebagai buku keluarga ini memang betul-betul ditulis untuk keluarga, memperlihatkan tekad seorang ibu untuk menyekolahkan anak-anaknya dan kita akan melihat perjuangan hebat seorang ibu. Tapi tidak hanya Ibu seperti judul buku ini, melainkan juga Bapak sebagai kepala keluarga yang amat bertanggungjawab pada kelima anaknya.

Berbeda dari buku pertamanya yang berjudul 9 Summers 10 Autumns (yang saya review dan dapet banyak komentar gak suka dari para fans Mas Iwan :p) yang menceritakan lebih banyak perjalanan pekerjaan dan karirnya hingga ke negara apel itu, buku kedua ini bercerita lebih banyak tentang keluarganya terlebih ibunya.

Diceritakan dari awal bagaimana si ibuk yang harus putus SD untuk membantu berjualan pakaian di pasar, bertemu dengan si bapak yang kenek angkot hingga menikah dan mempunyai lima orang anak. Bayek lahir dengan didahului Isa dan Nani, lalu punya adik perempuan lagi, Rini dan Mira. Tidak ada perlakuan khusus yang diberikan ibuk pada Bayek, walau ia putra satu-satunya keluarga ini. Ibuk selalu dengan ciamik digambarkan tidak membedakan Bayek dan anak perempuan ibuk lainnya, mereka semua sekolah, mendapat makanan yang sama, membagi mana yang harus terlebih dahulu menjadi prioritas seperti membelikan sepatu baru buat Nani walau Bayek merengek minta dibelikan juga.

Read More