Alaya Belajar Mengaji

Jika puasa Alaya sudah belajar sejak tahun kemarin, walau masih setengah hari sampai adzan zuhur, beberapa bulan ini Alaya lanjut belajar mengaji.

Sebagai orangtua, pendidikan agama memang saya setuju untuk diajarkan sedari kecil, setidaknya yang harus dia mengerti adalah berbuat kebaikan. Kalau kita baik, maka hidup kita akan jadi baik. Alaya sudah tau kalo berbuat salah itu jadi dosa. Pengertian dosa mungkin Alaya belum paham, tapi paling tidak dia tau mana keburukan yang tidak boleh dilakukan. Sejak Alaya masuk TK (umur 4 tahun) dia udah banyak dapet ilmu baik buruk dan pengenalan akan Tuhan dari gurunya.

Sejak tahun lalu, waktu Alaya umur 5 tahun, saya dan suami sepakat untuk memulai mengajari Alaya mengaji, tapi gak dengan cara memaksa, alhamdulilah Alaya udah mau. Kita gak masukin Alaya ke sekolah ngaji alias TK TPA (dulu saya belajar ngajinya di TK TPA) , Suami bilang dia yang akan mengajari Alaya langsung dari Iqro. Beroleh pahala dari ngajarin anak ngaji katanya. Ayahnya Alaya kan gak punya waktu sebanyak saya bersama anak-anak, jadi membangun kedekatan dengan anak sepulang kerja salah satunya dengan ngajarin ngaji.

Read More

Pasangan dan Pendamping

Saya sempat nonton tayangan Hitam Putih episode beberapa hari lalu dimana ada seorang yang menekuni hobinya akan melukis menggunakan pelepah pisang. Menurut saya lukisannya bagus banget. Hobi ini sudah ditekuninya sejak 11 tahun lalu. Saat ia memutuskan untuk fokus pada hobinya dan berhenti jadi karyawan, sang istri memilih untuk berpisah. Si istri mungkin gak pernah menyangka suaminya bisa sukses. Coba si istri tetap mendampingi suaminya, saya yakin suaminya akan lebih cepat sukses.

Pernah juga saya nonton serial Korea, Cunning Single Lady. Perempuan menikahi laki-laki yang tadinya seorang pegawai negeri, setelah beberapa lama menikah si suami resign dan memilih untuk menjadi developer game. Masa sulit dilalui hingga 4 tahun dan si istri memilih untuk berpisah. Gak taunya gak berapa lama usaha suaminya berkembang hebat dan jadi perusahaan besar. Dorongan paling besar si suami adalah ingin membuktikan ke istrinya bahwa ia bisa jadi orang besar dan sukses.

Berapa banyak pasangan yang harus berpisah karena pasangannya memilih untuk menekuni dan fokus pada hobinya lalu berhenti menjadi karyawan suatu perusahaan? Itu pilihan tiap pasangan memang.

Merintis hobi atau membangun usaha sendiri dan berhenti menjadi karyawan memang tidak mudah. Gak banyak pasangan yang bisa memahami akan hobi dan niatan baik si suami apalagi dihadapkan dengan banyaknya kebutuhan keluarga.

Read More

Rating Film Anak dan Rating Games

Penting kah mengecek rating film anak-anak?
Saya gak tau seberapa penting menurut banyak orangtua tentang rating sebuah film anak-anak. Rating disini maksudnya usia yang diperbolehkan untuk menonton sebuah film ya. Menurut saya pribadi, itu hal yang penting.

Sejak Alaya umur 4 tahun, dia udah pernah diajak nonton. Waktu itu kepepet lah, bunda sama ayahnya mau nonton dan dia gak mau dititipin ke eyangnya, jadinya ya kita ajak aja. Film apa? Film action Die Hard :p
Saya tau sih gak seharusnya dia nonton film begitu. Tapi saya gak nyesel kok, karena dari mulai filmnya Alaya udah tidur di kursinya sampe film selesai

Setelah kejadian itu, Alaya gak pernah lagi mau ikut kalo kita nonton film. Masuk umur 5 tahun, dia udah tahu film yang mau dia tonton, jadilah dia yang minta. Film Minions, pas di cek ratingnya ‘Semua Umur’, jadilah saya nemenin dia nonton itu film.
Terus selanjutnya dia pengen nonton Inside Out, eh tapi pas di cek ratingnya 12+, jadilah saya gak berani ngajakin Alaya ke bioskop. Padahal filmnya kan bagus ya. Entah kenapa dan bagaimana itu film dikasih rating begitu, ada yang bilang karena filmnya lebih mudah dimengerti untuk usia begitu.
Saya akhirnya minta Alaya buat nunggu aja itu filmnya udah kualitas bagus dan minta oomnya download biar puas nontonnya berkali-kali.

Read More

Gemilang Airlangga Rasyid

Saya merasakan kembali perjuangan perempuan yang melahirkan.

Akhir September hingga awal Oktober 2015 saya deg-degan terus dan harap-harap cemas karena akan melahirkan anak kedua saya. Hasil USG semuanya baik dan bisa dilahirkan normal. Sepanjang yang saya bisa saya terus berdoa agar diberi kelancaran selama persalinan dan jika bisa normal dan semuanya sehat.

Memasuki 36 minggu, semua sudah siap secara mental. Saya udah sering ngepel jongkok, jalan kaki di rumah (karena gak memungkinkan di luar rumah sejak ada kabut asap), minum air kelapa muda seminggu 3x, rajin bebersih rumah, tas buat ke rs udah siap. Termasuk bilang ke suami untuk siap-siap.

Saya sudah pasrah karena hingga menginjak usia 39 minggu ini anak masih betah aja dalem perut. Kakaknya,  Alaya udah ikutan Eyangnya ke Lampung dan pulang lagi pun si adek belum lahir. Saya udah ketar ketir padahal, agak takut juga si baby lahir ketika ibu saya lagi gak ada deket saya. Jujur saja, ibu adalah seorang yang juga ikut menguatkan selain suami yang harus ada disebelah saya ketika melahirkan.
Read More

Pentingnya Nutrisi dan Stimulasi Yang Tepat Bagi Si Kecil

We may not be able to prepare the future for our children, but we can at least prepare our children for the future.
Franklin D. Roosevelt

Sebenarnya, sudah kira-kira 3 tahun belakangan saya udah gak lagi ikut seminar parenting. Bukan, bukan karena merasa gak penting, cuma waktunya emang susah dan juga berasa weekend biasanya waktunya kumpul dan main sama anak.

perlindungansikecil

Minggu, 16 Agustus 2015 kemarin saya berkesempatan untuk hadir di seminar parenting dari Dancow yang bertema “Memaksimalkan Perlindungan Si Kecil dengan Nutrisi dan Stimulasi Tepat”. Menarik temanya, apalagi yang sharing adalah orang-orang yang tepat dengan tema yang dimaksud. Ada Ratih Ibrahim, si psikolog yang pas jelasin enak banget, ada Dr. Saptawati Bardosono, yang pakar banget soal gizi dan dr. Vinka Desria yang ngasih banyak info soal nutrisi anak.

Seperti seminar parenting lainnya, yang hadir juga kebanyakan ibu-ibu yang anaknya usia balita, berikut juga ada yang didampingi suami dan anaknya pun ikut. Jadi ruame tuh Novotel Palembang oleh riuh anak-anak. Menyenangkan melihat mereka main kemana-mana.

Shahnaz Haque sebagai host membuka acara dengan hangat, berikut juga sambutan dari Dancow Palembang, perwakilan Nakita (Tabloid Panduan Kehamilan dan Tumbuh Kembang Anak) dan dari Dancow Parenting Center yang bilang kalo di Palembang yang biasanya ikut seminar memang orangtua yang loyal dengan Dancow. Terbukti dengan banyaknya yang beli susu Dancow di venue acara.

Read More